11 January 2022, 13:10 WIB

Banjir dan Longsor Hantam Kampung Legok Pulus Garut


Adi Kristiadi | Nusantara

HUJAN deras yang terjadi di Kabupaten Garut menyebabkan banjir dan longsor menerjang Kampung Legok Pulus, Desa Sukakarya, Kecamatan Semarang, Senin (10/1). Kejadian itu mengakibatkan jalan desa tertutup material tanah sepanjang 100 meter dengan ketebalan 40 centimeter dan merusak sebuah rumah.

Kepala Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Satpol PP Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan mengatakan, hujan deras yang terjadi sejak kemarin hingga malam menyebabkan longsor yang menutup jalan Desa Sukakarya dan satu rumah rusak berat. Banjir juga melanda Kampung Cidarengdeng, Desa Parakan.

"Banjir dan longsor yang terjadi di wilayah itu telah menyebabkan satu rumah tertimbun material dan puluhan rumah juga terendam banjir. Kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, petugas BPBD, TNI dan Polri bersama warga terjun langsung membersihkan material longsor," kata Agus, Selasa (11/1/2022).

Ia mengatakan, petugas terus berupaya membuka akses jalan yang tertutup material tanah longsor. Dari informasi masih banyak rumah lainnya terancam longsor karena lokasi bangunan yang ditempatinya berada di daerah rawan longsor. Pemerintah desa sudah mengingatkan para penghuninya agar waspada.

"Banjir dan longsor yang terjadi di wilayahnya memang selama ini masih mendominasi, tapi berbagai upaya sudah dilakukan agar warga yang memiliki pohon dalam kondisi berbahaya harus dipotong. Namun, berbagai langkah lain agar mereka tetap mewaspasdai kondisi hujan akan terus terjadi hingga akhir bulan Februari," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Becana Daerah Kabupaten Garut, Satria Budi mengatakan, intensitas hujan tinggi yang terjadi di wilayahnya selama ini memang paling banyak didominasi longsor dan banjir mengingat beberapa lokasi kontur tanah labil hingga mudah longsor ketika hujan turun. Namun, berbagai upaya selama ini terus dilakukan agar masyarakat selalu waspada.

"Hujan deras yang terjadi di wilayahnya sejak kemarin satu rumah rusak berat dan material longsor menutup jalan desa hingga banjir pun terjadi. Akan tetapi, dalam kejadian itu tak ada korban jiwa dan satu keluarga sekarang harus dievaluasi ke rumah tetangganya termasuknya kami sudah melaporkan kepada pimpinan," paparnya. (OL-13)

Baca Juga: Jajang Hilang usai Ceburkan Diri ke Waduk Cirata

 

BERITA TERKAIT