11 January 2022, 12:45 WIB

Jajang Hilang usai Ceburkan Diri ke Waduk Cirata


Depi Gunawan | Nusantara

JAJANG Wijaya, warga Kampung Nagrok Wetan RT 4 RW 12 Desa Ciharashas, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, tenggelam di perairan Waduk Cirata.

Pria berusia 27 tahun itu diduga mengakhiri hidup dengan nekat menceburkan diri di Cirata pada Selasa (11/1) sekitar pukul 01.00 WIB, hingga kini jenazahnya belum ditemukan.

Dari laporan yang dihimpun mediaindonesia.com, awalnya korban meminta diantar ke Waduk Cirata oleh ayah dan adiknya. Setelah tiba di lokasi, tiba-tiba korban turun ke aliran waduk lalu melepas pakaian dan menceburkan diri.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, Duddy Prabowo menerangkan, hingga saat ini korban tenggelam masih dilakukan pencarian oleh tim gabungan.

"Betul kami dapat informasi itu, sekarang bersama petugas gabungan Tim SAR sedang melakukan pencarian," kata Duddy.

Aksi nekat Jajang mengagetkan pihak keluarga, ayah korban, Nurjana, 47, dan adiknya Deden, 20, bahkan tidak sempat mencegah pelaku melakukan aksinya.

"Jadi pelaku ini minta antar ke ayah dan adiknya ke Waduk Cirata, saat tiba di belokan Bendung Cirata, pelaku tiba-tiba turun dari motor dan langsung menceburkan diri," ungkap Duddy.

Duddy mengatakan, berdasarkan informasi dari pihak keluarga, bahwa sebelumnya korban diketahui sedang mengalami masalah keluarga. Sehingga diduga aksi nekatnya itu dipicu persoalan yang sedang dihadapinya.

"Pencarian kami lakukan dengan menyisir lokasi waduk. Tim gabungan juga dibantu Tim SAR Bandung, petugas Polsek Cipeundeuy, relawan, dan masyarakat sekitar," ujarnya.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Bandung, Supriono menyebutkan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan BPBD dan kepolisian untuk mengevakuasi korban tenggelam.

"Pada pukul 09.00 WIB, Kantor SAR Bandung memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian. Tim membawa 1 Unit Rescue Car dan menyiapkan 1 set palsar air, 1 set peralatan alkom, 1 set pal medis dan APD personal," terang Supriono. (OL-13)

BERITA TERKAIT