24 December 2021, 20:29 WIB

1.000 Selimut Kintakun Dibagikan untuk Korban Erupsi Gunung Semeru


mediaindonesia.com |

ERUPSI Gunung Semeru di Lumajang, JawaTimur, terjadi pada 4 Desember 2012 dan berlanjutdeng beberapa kali anerupsi susulan. Bencana alam ini telah menimbulkan dampak ke daerah sekitar dan memaksa banyak warga harus mengungsi.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBD) mencatat, hingga Senin (20/12/2012), pengungsi erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mencapai 10.400 warga. Salah satu kebutuhan mendesak yang diperlukan para pengungsi adalah selimut.

Melihat kebutuhan para pengungsi, Kintakun Collections bergerak cepat. Melalui program bertajuk #HangatkanHati PT. Subur Anugerah Sentosa selaku produsen seprai dan bedcover dengan Merk Kintakun berinisiatif membantu meringankan beban para korban terdampak bencana erupsi Gunung Semeru.

"Selimut dan alas tidur merupakan kebutuhan vital yang sangat dibutuhkan para pengungsi terlebih terlebih bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil dan menyusui dan juga lansia," kata Marketing Communications Manager Kintakun, Zulviana Oriza Nucifera, kepada wartawan, Jumat (24/12).

Zulviana berharap, bantuan yang dikirimkan dapat berguna bagi para korban terdampak bencana dan sedikit meringankan beban pengungsi. Selimut yang didonasikan berjumlah1.000 helai.

Dia menambahkan, Kintakun #HangatkanHati merupakan program yang mewujudkan semangat Kintakun sebagai brand asli Indonesia yang ingin terus membangun kebaikan berawal dari kamar, berawal dari diri sendiri dan lingkaran terdekat.

Bantuan selimut disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Bantuan ini didistribusikan ke posko-posko pengungsian yang berada di wilayah terdampak yang terparah diantaranya Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo.

Perwakilan BPBD Kabupaten Lumajang, Lusiana, mengatakan, bantuan selimut dari Kintakun sangat berarti bagi para korban bencana di pengungsian.

"Terlebih saat ini sudah memasuki musim hujan sehingga alas tidur dan selimut sangat dibutuhkan," kata Lusiana. (RO/OL-09)

 

 

 

BERITA TERKAIT