05 December 2021, 11:33 WIB

Semeru Erupsi, Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Lancar


Insi Nantika Jelita |

TERKAIT kejadian bencana alam erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur, Sabtu (4/12), Pertamina Patra Niaga di wilayah Jatimbalinus (Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur), memastikan stok dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dan LPG tetap lancar.

"Di Kabupaten Lumajang, terdapat 17 SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) dan 12 Agen LPG PSO (Subsidi) yang saat ini tetap beroperasi," ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Patra Niaga Jatimbalinus Deden Mochamad Idhani dalam keterangan resmi, Minggu (5/12).

Sementara itu, di wilayah terdampak bencana terdapat lembaga penyalur terdekat, yaitu SPBU 54.673.10 yang berada di Kecamatan Pronojiwo atau 14 kilometer dari Puncak Semeru. 

Baca juga: Kepala BNPP Pastikan Penanganan Darurat Erupsi Gunung Semeru Terkendali

Namun, karena jembatan Gladak Perak terputus, SPBU tersebut akan dialihkan suplai melalui Integrated Terminal Surabaya dari sebelumnya melalui Fuel Terminal Malang.

Selain itu, Deden menambahkan Pertashop di desa terdekat yaitu Sumberurip, Sumberwuluh, Penanggal dan Kloposawit terpantau tetap beroperasi, tetapi juga akan dialihkan pasokannya dari Fuel Terminal Malang ke Integrated Terminal Surabaya.

"Untuk penyaluran LPG di Kecamatan Pronojiwo dan Tempursari saat ini stok terpantau aman namun juga akan ada pengalihan supply dari SPPBE (Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji)."

"Dari sebelumnya di wilayah Kabupaten Lumajang ke SPPBE di Kabupaten Malang dengan rata-rata penyaluran 40.000 tabung per bulan," ungkapnya.

Pertamina Patra Niaga mengaku akan terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan kepolisian untuk kelancaran operasi di lapangan serta bantuan lainnya.

"Kami akan terus mengevaluasi dan memberikan kabar terbaru terkait operasional di lapangan. Masyarakat tidak perlu panik karena kami berkomitmen untuk mendistribusikan energi hingga ke seluruh wilayah," pungkas Deden. (OL-1)

BERITA TERKAIT