03 December 2021, 23:15 WIB

Sahabat Ganjar Gelar Lomba Tilawah di NTB 


Cahya Mulyana | Nusantara

MENGAWALI rangkaian kegiatan di Nusa Tenggara barat, Relawan Sahabat Ganjar melakukan kunjungan ke Pulau Lombok. Pulau Lombok sebagai satu diantara dua pulau besar di NTB juga populer dengan sebutan Pulau Seribu Masjid.  

Kunjungan ke Pulau Lombok diawali dengan kegiatan silaturahim ke Pondok Pesantren Asysyifa, Lombok Tengah, Kamis (2/12). Selain melakukan silaturahim dengan pengasuh ponpes, kelompok relawan pendukung Ganjar Pranowo, Sahabat Ganjar mengadakan Lomba Tilawatil Quran di Pondok Pesantren Asysyifa. 

Pengasuh Ponpes yang dipimpin oleh Haji Sangsuryadi diiringi para santri tampak antusias menyambut kedatangan rombongan relawan Sahabat Ganjar. 

“Kami sangat bersyukur dengan diadakanya kegiatan seperti ini, Saya berharap santri-santri bisa lebih semangat lagi untuk menghapal Al-Quran,” harap Panitia Lomba Tilawatil Quran Haikal Hidayat dalam keterangannya, Jumat (3/12).  

Pondok sederhana yang berlokasi di Bagu, Pringgarata, Lombok Tengah itu juga menjadi saksi unjuk kepiawaian santri melantunkan ayat-ayat suci Alquran. Lantunan merdu suara peserta lomba mengiringi suasana damai.  

Baca juga : Sahabat Ganjar NTB Gelar Konsolidasi rumuskan Strategi 3 Tahun Ke Depan 

Ketua Umum DPP Sahabat Ganjar Jaka Saptana mengatakan, lomba tersebut digelar khusus kalangan santri guna melatih dan menjaring talenta Qari dari Pringgarata ini agar dapat bersaing dengan daerah lainnya. Tiga orang yang juga pengajar di ponpes ini bertindak sebagai juri yaitu Ustaz Awai, Ustaz Alvian, dan Ustaz Saniki. 

“Kegiatan Sahabat Ganjar di akhir tahun 2021 ini semakin lengkap dengan silaturahim ke Pondok Asysyifa di Pringgarata, Lombok Tengah. Dimana kami berkesempatan mengadakan lomba Tilawatil Quran antar Santri di Pondok tersebut," katanya.  

Jaka menerangkan, selanjutnya kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan di wilayah lain dengan konsep yang tentunya akan disesuaikan dengan kondisi wilayah.  

“Kegiatan ini akan kami duplikasi ke pondok pesantren lain kedepannya, dengan tujuan untuk semakin menggali prestasi yang dimiliki para santri. Tentunya konsepnya akan disesuaikan dengan kondisi wilayah yang kami kunjungi,” pungkas Jaka. (OL-7)

BERITA TERKAIT