03 December 2021, 19:23 WIB

Deteksi Omicron, Pemkab Cianjur Perbanyak Test Covid-19


Benny Basdiandy | Nusantara

KABUPATEN Cianjur, Jawa Barat, meningkatkan kewaspadaan potensi penyebaran covid-19 varian omicron. Satu di antara caranya dengan memperbanyak lagi testing.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cianjur, Yusman Faisal, menuturkan saat ini Pemkab Cianjur sifatnya masih sebatas mengamati perkembangan penyebaran varian omicron. Namun, sambil mengamat, dilakukan juga berbagai upaya antisipasi dan mendeteksi dini.

"Kami coba lagi memperbanyak testing dari pasien-pasien yang berobat jalan ke Puskesmas maupun rumah sakit," terang Yusman, Jumat (3/12).

Jika ditemukan hasil mencurigakan, sebut Yusman, maka akan dilakukan koordinasi dengan Pemprov Jabar. Sehingga nanti akan dilakukan genome sequencing. "Kami pasti akan berkoordinasi dengan Pemprov Jabar seandainya terdeteksi hal-hal mencurigakan," ungkapnya.

Di Kabupaten Cianjur, rata-rata testing dilakukan sebanyak 5 ribu. Namun menyikapi kondisi munculnya varian omicorn, jumlah testing akan ditambah. "Kita akan tingkatkan target testing per minggunya," pungkas Yusman.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Irvan Nur Fauzy, menambahkan menyikapi varian omicron, PPKM level mikro harus mulai ditingkatkan kembali. Termasuk memasifkan kembali 3T yaitu tracing, testing, dan treatment. "Tidak lupa juga vaksinasi yang harus dikejar agar bisa melebihi target 70%," terang Irvan.

Pemerintah daerah juga sedang memantau perkembangan penyebaran varian omicron. Di tingkat pemerintah pusat sendiri skema pencegahannya sudah dilakukan di perbatasan-perbatasan. "Skema atau strategi itu diharapkan mampu mencegah masuknya penyebaran virus varian omicron ini," tandasnya. (OL-15)

BERITA TERKAIT