01 December 2021, 12:12 WIB

Link Net Dukung Percepatan Digitalisasi di Jawa Barat


mediaindonesia.com |

SETELAH melakukan serah terima Corporate Social Responsibility (CSR) #BerbagiTanpaBatas layanan internet broadband dan WiFi gratis ke Pemerintah Kota Bandung, PT Link Net Tbk dengan brand First Media terus memperluas cakupan fasilitas WiFi gratis ke beberapa daerah.

Dari perluasan tersebut, total WiFi gratis di Provinsi Jawa Barat telah mencapai 700 titik dan akan terus bertambah, meliputi Bandung Raya, Cikampek, Kabupaten Purwakarta, dan Kabupaten/Kota Cirebon.

Hal ini Link Net lakukan sebagai upaya mewujudkan komitmennya untuk memberikan kontribusi positif di masyarakat serta mendukung percepatan digitalisasi yang nantinya juga akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi digital di Jawa Barat.

CSR #BerbagiTanpaBatas layanan internet broadband dan WiFi gratis yang diimplementasikan di bawah payung program CSR First Media Peduli ini, secara simbolis Link Net serahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Fasilitas WiFi gratis yang disediakan Link Net rata-rata berkecepatan up to 10 Mbps. Acara serah terima dilaksanakan di The Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Jawa Barat.

Santiwati Basuki, Deputy Chief Marketing Officer PT Link Net Tbk mengatakan,“Sejalan dengan komitmen Link Net, kami akan terus mendukung dan berkontribusi dalam berbagai upaya yang dapat membawa kemajuan bersama."

"Kami berharap fasilitas yang Link Net berikan ini menjadi salah satu sarana pendukung yang dapat mempercepat terwujudnya infrastruktur, program pemerintah, ekonomi, dan masyarakat digital di Jawa Barat,” kata Santiwati.

Diketahui, Jawa Barat baru-baru ini berhasil memperoleh penghargaan sebagai Provinsi Terbaik dalam Perluasan Layanan Sistem Pembayaran Digital. Hal itu menjadi salah satu bukti nyata dari percepatan digitalisasi yang dilakukan di wilayah tersebut.

Gilang Sailendra, S.STP. M.Si, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat menyampaikan,

“Kontribusi yang Link Net berikan ini menjadi kolaborasi yang bisa mendukung terwujudnya Jabar Digital Province yang inklusif," ujar Gilang.

"WiFi gratis Link Net yang tersebar di area-area fasilitas umum dan sosial, bisa dimanfaatkan oleh berbagai kalangan serta membawa kebermanfaatan bagi hajat hidup masyarakat tidak hanya di Jawa Barat, tapi juga masyarakat yang terhubung di wilayah lainnya,” jelasnya.

Acara penyerahan simbolis WiFi gratis dilaksanakan bersamaan dengan momen selebrasi pencapaian 200 ribu home passed Link Net di wilayah Provinsi Jawa Barat.

Dengan pencapaian ini, Link Net terus berupaya memperkuat dan memperluas jangkauan ke berbagai penjuru wilayah di Jawa Barat, guna meningkatkan penetrasi pengguna fixed broadband internet dan cable TV.

Semakin luas jangkauan dan pengguna First Media di Jawa Barat, semakin besar peluang Link Net untuk memperluas manfaat program dan/atau menghadirkan program dukungan lain yang bisa mendukung produktivitas dan ketahanan seluruh pengguna First Media serta masyarakat umum lainnya.

Menurut Jabar Digital Service atau Unit Pelaksana Teknis Pengelola Layanan Digital, Data, dan Informasi Geospasial Diskominfo Provinsi Jawa Barat, data Indeks Desa Membangun menunjukkan bahwa 88,3% dari total 5.312 desa di Jawa Barat sudah terkoneksi dengan internet, dan 11,7% sisanya belum memiliki akses internet.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong dan memprioritaskan digitalisasi desa melalui program desa digital, untuk melengkapi wilayah pedesaan dengan infrastruktur internet.

Upaya pemerintah ini bertujuan untuk memberikan akses informasi dan akses bisnis yang luas bagi masyarakat desa.

Pada kesempatan yang sama, Link Net juga melakukan penandatanganan kerja sama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) untuk program yang ditujukan bagi para pelaku UMKM.

“Ke depannya kami akan terus berupaya untuk bisa memperluas jangkauan CSR layanan internet broadband dan WiFi gratis ini ke desa-desa atau kota lain di Jawa Barat," katanya

"Serta menghadirkan program-program dukungan yang dapat meningkatkan produktivitas dan ketahanan masyarakat sehingga pemulihan ekonomi Indonesia untuk bangkit dari dampak pandemi Covid-19 kian nyata,” tutur Santiwati. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT