30 November 2021, 17:20 WIB

Positif Covid-19, 31 Siswa SD Kota Denpasar Jalani Isoman dan Enam Guru Isoter


Arnoldus Dhae |

SEBANYAK 31 siswa SD dari beberapa sekolah di Kota Denpasar, Bali menjalani isolasi mandiri (isoman). Untuk guru yang terkonfirmasi positif Covid-19 jalani isolasi terpadu (isoter)

"Saat ini seluruh siswa sudah diisolasi mandiri. Karena masih usia anak, jadi harus dalam pengawasan orang tua di rumah masing-masing," ujar Juru bicara Satgas Penanganan Covid19 Kota Denpasar Dewa Rai saat dikonfirmasi, Selasa (30/11/2021).

Keluarga siswa yang jalani isoman, jelas Dewa Rai, tetap dalam pantauan petugas. Orang tua dan keluarga diminta untuk tetap memperlakukan anak-anak dengan baik, wajar, normal agar situasi psikologi anak-anak tidak terganggu. Dari 31 orang tersebut semuanya merupakan OTG karena tidak ada sakit atau gejala lainnya. Anak-anak terpantau sehat-sehat saja.

Sementara enam guru SD yang terkonfirmasi positif, direlokasi ke isolasi terpusat yang dimiliki pemkot. "Kalau 6 guru yang positif, semuanya sudah
direlokasi ke Isoter. Ini untuk memudahkan pengawasan petugas untuk melakukan pemeriksaan secara berkala," ujarnya. Para guru tersebut juga OTG dan dalam kondisi sehat. Saat ini sudah dalam penanganan petugas.

Selain melakukan pengawasan isolasi, Dewa Rai mengakui jika sampai hari ini tracing contact terus dilakukan. Dimulai dari anak-anak yang positif. Pemeriksaan sudah dilakukan mulai dari lingkungan sekolah hingga keluarga dan lingkungan bermain anak-anak.

Begitu juga kasus positif yang dialami para guru. Tracing Contact juga dilakukan mulai dari lingkungan sekolah, keluarga dan orang-orang sekitarnya. Namun hingga saat ini belum ada laporan soal hasilnya. (OL-13)

Baca Juga: Pemkab Wonosobo Targetkan Awal 2022 Capai 100% Vaksinasi Covid-19

 

BERITA TERKAIT