30 November 2021, 15:00 WIB

Cakupan Rendah, Pelajar Dan Mahasiswa De Lourdez Inisiasi Vaksinasi Massal Covid-19


Alexander P Taum | Nusantara


RENDAHNYA cakupan Vaksinasi covid-19 di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, memantik inisiatif pelajar dan mahasiswa setempat.

Di daerah ini, respon warga untuk mengikuti vaksinasi yang diinisiasi pihak Kelurahan sangat rendah.

Karena itu, mahasiswa dan pelajar D'Lourdez, asal Walangkeam Atas,
Kelurahan Lewoleba, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, menggelar vaksinasi covid-19.

Kegiatan tersebut didukung Muhamadyah dan Dinas Kesehatan Kabupaten
Lembata.

Samanta Tukan, Mahasiswi D'Lourdez, mengaku pihaknya prihatin, karena masih banyak warga setempat yang belum divaksin, baik tahap pertama maupun tahap kedua.

"Kami data peserta vaksin selama 1 minggu. Awalnya kami mau hanya untuk
warga di kompleks ini. Tetapi kami lihat banyak masyarakat yang belum
divaksin, sehingga kami buka saja untuk umum," ujar Samantha.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Nubatukan, Muhamad Fajar mengapresiasi inisiatif mahasiswa dan pelajar D'Lourdez.

"Saya mengapresiasi inisiatif anak muda ini karena beberapa kegiatan
yang diinisiasi oleh Kelurahan selalu di bawah target. Kita siapkan 200
ampul, peserta yang datang hanya 150," ujarnya.

Ia memastikan stok vaksin aman. "Hanya kesadaran warga untuk menerima vaksin ini harus terus didorong. Salah satunya melalui inisiatif pemuda seperti ini." (N-2)

BERITA TERKAIT