29 November 2021, 22:15 WIB

Sempat tertunda, Kongres GMNI akan Dibuka Presiden Joko Widodo Awal Desember


Bayu Anggoro |

 

PRESIDEN Joko Widodo akan membuka Kongres ke-4 Persatuan Alumni
(PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia  (GMNI) yang akan digelar di
Kota Bandung, Jawa Barat pada 6-8 Desember 2021 mendatang. Sebelumnya,
kongres yang berlangsung setiap lima tahun sekali ini sempat ditunda
karena pandemi virus korona.

Ketua DPD PA GMNI Jawa Barat, Abdi Yuhana, menyebutkan, pemilihan lokasi kongres di Kota Bandung karena  GMNI memiliki nilai historis perjuangan Soekarno di masa kemerdekaan.

Pada Kongres kali ini akan mengusung tema : Nasionalisme Menjawab Tantangan Bangsa.

"Kongres ini pun akan membahas persoalan strategis ke depan. Salah
satunya revolusi Industri 4.0 dan bank data menjadi hal yang penting
dalam pembangunan bangsa," kata Abdi di Gedung Indonesia Menggugat,
Bandung, Senin (29/11).

Abdi menilai nasionalisme saat ini menjawab  tantangan teknologi
informasi yang berkembang pesat, yakni revolusi 4.0 dan  kecerdasan
buatan yang begitu mendominasi di ruang-ruang berbangsa dan bernegara.

Dalam kongres inipun akan membahas bagaimana Pancasila dalam tiga hal
yakni Pancasila sebagai keyakinan berbangsa dan bernegara, sebagai
diskursus, dan Pancasila menjadi pelaksanaan dalam kehidupan
bermasyarakat.

Abdi mengungkapkan kongres sebenarnya direncanakan dilaksanakan pada  
Juni 2021 lalu, namun diundur karena Indonesia mengalami puncak pandemi
virus korona. Untuk itulah, pihak PA GMNI akan merekomendasikan kepada
pemerintah dalam menghadapi pandemi gelombang ketiga.

"Kami melihat pada Juni kemarin, negara belum siap menghadapi saat
puncak Covid-19. Kesehatan, ketersediaan oksigen, dan jaringan pengaman
sosial belum sempurna, " ujarnya

Kongres ini pun akan memberikan rekomendasi kebijakan negara dalam
menghadapi pandemi global covid-19. Seperti vaksinasi covid-19 di Jawa Barat sudah mencapai 80%.

"Diharapkan program vaksinasi  di tingkat nasional  terus berlanjut sehingga tercipta herd immunity di seluruh lapisan masyarakat," katanya. (N-2)

BERITA TERKAIT