29 November 2021, 18:25 WIB

Karantina Pertanian Palembang Sita Ratusan Burung Dilindungi


Dwi Apriani | Nusantara


KARANTINA Pertanian Palembang, Sumatra Selatan, berhasil mengagalkan penyelundupan 110 burung dilindungi di wilayah Pelabuhan Tanjung Api-Api.

Burung-burung itu hendak diselundupkan via Pelabuhan Tanjung Api-api, di Kabupaten Banyuasin, ke Tanjung Kalian, Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Bangka Belitung.

"Berdasar hasil pengawasan bersama instansi terkait, kita berhasil
mengagalkan upaya penyelundupan burung-burung liar tanpa dilengkapi dokumen karantina. Pelaku pengiriman juga tidak melapor kepada pejabat karantina wilayah kerja Pelabuhan Tanjung Api-Api," ungkap Kepala Balai Karantina Pertanian Palembang Hafni Zahara, Senin (29/11)

Dia menambahkan pihaknya mendapati satwa dilindungi itu sudah berada di
Kapal Kuala Bate saat akan berangkat ke Pelabuhan Penyeberangan Tanjung
Kalian, Muntok. Balai Karantina bergerak setelah mendapat informasi dari masyarakat.


Pemeriksaan dan identifikasi jenis burung sudah dilakukan. Dari aksi itu, mereka menyita 82 ekor burung serindit melayu, 10 cucak ranting dan 8 kinoi.

"Ratusan burung ini berasal dari Pekanbaru dan akan dikirim ke Pangkalpinang, Bangka Belitung" jelasnya.

Selanjutnya burung-burung yang dilindungi diperiksa sebagai antisipasi terhadap penyakit avian influenza serta diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Sumatra Selatan.

"Upaya penegakan hukum terhadap pelanggaran peraturan perkarantinaan terus dilakukan untuk membuat efek jera dan meningkatkan kepatuhan pengguna jasa," tegas Hafni. (N-2)

BERITA TERKAIT