29 November 2021, 18:20 WIB

Gubernur Jawa Timur Apresiasi KKN Tematik


Faishol Taselan | Nusantara

GUBERNUR Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi kuliah kerja nyata (KKN) tematik dengan mendekatkan mahasiswa dari kampus ke kampung. Di Jatim, KKN Tematik digagas Dinas Kehutanan Provinsi Jatim dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

"Ini gagasan luar biasa yang patut diapresiasi, yakni mendekatkan
mahasiswa yang biasanya hanya di kampus, tapi mereka terjun ke kampung
dan masyarakat sekitar hutan," ungkap Khofifah, Senin (29/11).

Sementara Kepala Dinas Kehutanan Jumadi menambahkan pihaknya mendukung partisipasi masyarakat melalui gotong royong, khususnya dalam pembangunan kehutanan. "Upaya kita adalah memperluas ruang konservasi, sehingga sumber daya ini memberi manfaat berkelanjutan untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik."

KKN Tematik dilaksanakan mahasiswa Unesa di desa-desa penyangga Taman Hutan Raya Raden Soerjo di objek wisata alam pemandian air panas Cangar di Kota Batu. Mereka mengusung tema : Sambung Roso gotong Royong Merawat Hutan. Tahura itu sendiri berada di wilayah Mojokerto, Malang, Jombang, Pasuruan dan Batu.


KKN Tematik bertujuan untuk meningkatkan peran perguruan tinggi dalam upaya menjaga, melindungi dan melestarikan hutan serta meningkatkan kecintaan generasi muda kepada hutan melalui kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat desa sekitar hutan dengan semangat gotong royong.

KKN Tematik Unesa 2021 ini melibatkan sebanyak 129 mahasiswa yang tersebar di 6 desa di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Sementara itu Kegiatan Sambungroso Gotong Royong Merawat Hutan ini
merupakan upaya dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama masyarakat
dalam rangka menjaga kelestarian alam khususnya kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo ini.

Pada acara ini juga dilakukan penanaman Pohon Monumen bersama Wali Kota
Batu, Bupati Mojokerto, Ketua DPRD Jawa Timur dan Rektor Unesa Prof
Nurhasan.

Penanaman pohon di Tahura ini sudah dilakukan selama 2021, dengan sebanyak 56 ribu batang dengan luas lahan 140 hektare di 7 titik. (N-2)

 

BERITA TERKAIT