29 November 2021, 17:57 WIB

Kota Malang Gaungkan Kembali Berwisata


Bagus Suryo | Nusantara

PAGELARAN 22 kampung tematik resmi ditutup sekaligus menandai kembali berwisata di Kota Malang, Jawa Timur. Pagelaran budaya dan seni mewarnai gelaran ini di antaranya campursari Kampung Satrio Turonggojati, jaranan Kampung Tridi, Tari Gandrung Sardulojoyo Kampung Terapi Hijau, dan Jatilan Kampung Rolak.

"Melalui kampung tematik ini akan mengangkat minat wisatawan datang ke Kota Malang," tegas Ketua Forkom Pokdarwis Kota Malang Isa Wahyudi,  Senin (29/11).

Selama pandemi covid-19, forum komunikasi sadar wisata getol mempromosikan pariwisata. Pegiat kampung tematik menggelar 27 virtual event. Kini, Kota Malang masuk PPKM Level 2. Mereka konsisten membangkitkan wisata yang selama PPKM Level 3 sempat lesu. Di Kampung Tematik Rolakku Indah, Kedungkandang, para pegiat seni dan budaya menggaungkan spirit bangkit dan berdaya.

Sebab, lanjut Isa, wisatawan yang berkunjung bukan saja domestik, akan tetapi wisatawan mancanegara menjadikan kampung tematik sebagai destinasi wisata favorit.

Ia mengakui sektor pariwisata sempat terkena imbas pandemi. Namun, masyarakat tetap berusaha bangkit dan berdaya. Promosi wisata sembiL memasarkan produk UMKM berlanjut secara virtual, kini ia mengajak semua pihak agar tak ragu berwisata ke Kota Malang. Tentu, masyarakat diingatkan agar disiplin protokol kesehatan dan mematuhi aturan penanganan pandemi covid-19.

Sebelumnya, festival kalap kuluban digelar di Kampung Terapi Hijau, Sukun, Kota Malang. Ketua RW 3 Kelurahan Sukun, Zainul Arifin mengungkapkan, melalui acara ini akan menampung berbagai kreativitas warga dalam berkreasi untuk meningkatkan perekonomian.

"Festival ini juga menjadi doa dari kami agar kesejahteraan, keamanan dan kebahagiaan terus hadir di kampung kami. Balak bencana dan musibah seperti covid-19 tidak hadir lagi," ujar Zainul. (OL-15)

BERITA TERKAIT