26 November 2021, 23:25 WIB

Ridwan Kamil Merasa tidak Bersaing dengan Ganjar Pranowo


Naviandri |


GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil membantah adanya rebutan investasi dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
 
Menurutnya, baik Jabar maupun Jateng memiliki keunggulan masing-masing
bila berbicara tentang investasi.

"Bahasanya jangan pakai rebutan. Namanya kompetisi, berkompetisi. Artinya Jateng juara 1 dari sisi pelayanannya dan Jabar juara 1 dari
realisasinya. Dua-duanya saling belajar, bagaimana Jabar lebih baik
dalam pelayanan investasi, bagaimana Jateng menyusul dari sisi realisasi. Jadi artinya kita saling mendukunglah," kata Ridwan Kamil di Bandung, Jumat (26/11).

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengaku akan mengundang Ganjar
ke Jabar dalam waktu dekat. Hubungan kedua provinsi ini penting walau kerap kali dikaitkan dengan isu Pilpres 2024.

"Wartawan pasti dihubungkan secara politik, tapi kami mah orang kerja. Ketemu itu penting untuk menyinkronkan kesamaan-kesamaan ekonomi yang
perlu kita perkuat," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia melaporkan kepada Presiden Joko Widodo soal adanya kompetisi antara Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam menggaet investasi ke daerah yang mereka pimpin.

Kedua daerah membukukan prestasi dalam hal investasi. Jabar meraih penghargaan Layanan Investasi 2021 terbaik kedua di Indonesia, di bawah Jateng. Sementara dari sisi realisasi investasi, Jabar menjadi daerah yang tertinggi di Indonesia yakni sebesar Rp 107 triliun periode Januari-September 2021, dan kedua diduduki Jateng.

Pada Januari-September 2021, realisasi investasi Jabar memberikan
kontribusi 16,3% pada realisasi investasi nasional. Angka
realisasi investasi Jabar yang datang dari Penanaman Modal Asing (PMA)
dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mampu membuka lapangan pekerjaan saat masa pemulihan ekonomi di tengah pandemi covid-19.

Menurut Kang Emil, BKPM memberikan penghargaan ke Jabar dalam Layanan
Investasi 2021 Terbaik Kedua di Indonesia.

Tahun ini, pihaknya juga mendapat penghargaan dari Bank Indonesia (BI), Jabar sebagai pemimpin ekonomi digital yang paling banyak  mentransformasi jutaan merchant di Jabar menggunakan Qris untuk transaksi. Target Qris dalam setahun 2,3 juta gerai,  Jabar bisa mencapai 2,6 juta.

"Ketiga, Jabar memperoleh penghargaan sebagai figur pemimpin daerah
inovatif di masa krisis pandemi covid-19 dengan kategori Economic
Recovery di bidang pariwisata dan budaya pada ajang Indonesia Award
2021," lanjutnya.

Penghargaan keempat, tambahnya, Jabar dinobatkan sebagai Best
Governor for Healthcare and Action Against Pandemi dan Best Governor for E-Government and Digital Innovation dalam People of The Year 2021.

Sementara penghargaan kelima ialah provinsi terbaik yang meresposn pandemi covid-19 dengan inovasi di ajang yang sama.

"Raihan lima pernhargaan dan beberapa pernghargaan di hari-hari
sebelumnya merupakan bonus atas kinerja saya bersama jajaran Pemprov
Jabar  dan 27 kabupaten/kota. Bagi saya ini bonus, karena hidup saya
tidak mencari pujian," ujarnya.

Menurut dia bekerja sungguh-sungguh menghadirkan pelajaran pada
pihaknya. Apresiasi akan datang mengalir seiring dengan seriusnya
kinerja.

Kang Emil mengaku bahagia kinerjanya diapresiasi berbagai pihak yang
mewakili khalayak. Khusus penghargaan yang terkait penanganan pandemi,
dia menyerahkan prestasi itu untuk para tenaga kesehatan, aparatur sipil negara dan warga Jabar. (N-2)

BERITA TERKAIT