24 November 2021, 21:33 WIB

Banjir Luapan Sungai Pengabuan Meluas


Solmi | Nusantara

BANJIR luapan Sungai Pengabuan yang berhulu dari kawasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh (TNBT) di perbatasan Jambi-Riau meluas ke enam wilayah kecamatan di Kabupaten Tanjungjabung Barat. 

Genangan banjir dengan ketinggian variatif melanda Kecamatan Batang Asam, Tungkal Ulu, Renah Mendaluh, Merelung, Muara Papalik, dan Kecamatan Tebing Tinggi.

Menurut Wakil Bupati Tanjungjabung Barat, Hairan, banjir menyebabkan puluhan keluarga yang bermukim pada daerah bantaran sungai di enam kecamatan tersebut terpaksa mengungsi. 

Banjir juga menyebabkan banyak akses jalan yang biasa ditempuh masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari tergenang air, sehingga sulit dilintasi kendaraan, terutama oleh sepeda motor.

Bahkan, ada jembatan kayu, satu-satunya jalur penghubung warga Renah Mendaluh ke daerah Bukit Kausar, beberapa hari lalu ambruk dan dihanyutkan arus luapan Sungai Pengabuan. 

Seperti di Kecamatan Merelung, untuk menempuh ruas jalan yang terendam air setinggi 50 cm sampai 70 cm, warga terpaksa bergotong-royong membuat rakit-rakit dari kayu.

Hairan menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tanjungjabung Barat sudah menurunkan tim reaksi cepat gabungan membantu dari BPBD, Polri, dan TNI untuk membantu warga korban banjir.

Baca juga: Banjir Rendam Rumah Warga di Kota Tanjungbalai, Sumut 

"Sudah kami turunkan tim untuk memantau dan melakukan pendataan akurat ke daerah dilanda banjir, termasuk beberapa bentuk bantuan darurat, seperi sembako dan dapur umum, disalurkan ke lokasi banjir," kata Hairan. (OL-14)

BERITA TERKAIT