24 November 2021, 20:15 WIB

Antisipasi Banjir, Pemkab Sidoarjo Kebut Normalisasi Sungai


Heri Susetyo | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur terus melakukan normalisasi sungai di belasan titik setempat. Normalisasi dikebut karena saat ini sudah memasuki musim hujan.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor sudah mengintruksikan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air untuk mempercepat pengerjaan proyek normalisasi sungai tersebut. "Saat ini normalisasi terus berjalan. Kita antisipasi menyusul mulai tingginya intensitas curah hujan yang merata di Sidoarjo," kata Muhdlor, Rabu (24/11).

Proses normalisasi sungai tersebut sudah ada beberapa yang rampung. Diantaranya saluran afvoer Ngingas Desa Balongtani Kecamatan Jabon, Saluran Kemasan 1 Desa Becirongengor Kecamatan Wonoayu, Saluran Purboyo Desa Jedongcangkring Kecamatan Prambon, Saluran Porong Kanal Kecamatan Tarik, dan Kali Desa Simoketawang Kecamatan Wonoayu. Sementara sisanya di sejumlah titik saat ini masih dalam proses pengerukan.

Selain normalisasi sungai, Muhdlor menginstruksikan untuk menambah jumlah dan kapasitas pompa penyedot banjir di titik-titik rawan banjir. Salah satunya di bawah kolong tol depan Lippo Mall yang sebelumnya sempat tergenang saat hujan deras.

Prediksi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Pulau Jawa termasuk Sidoarjo akan terkena dampak Badai La Nina yang puncaknya diprediksi terjadi pada bulan Desember. Selain itu juga prediksi air laut pasang atau banjir rob pada Desember yang juga harus diantisipasi.

Selain Dinas PUBM dan SDA, Gus Muhdlor juga meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo untuk siaga 24 jam. BPBD diminta merespons dengan cepat apabila melihat atau mendapatkan laporan kejadian adanya bencana. Baik itu angin puting beliung maupun bencana banjir. (OL-15)

BERITA TERKAIT