24 November 2021, 13:09 WIB

Waspada, Tinggi Gelombang di Perairan NTT Mencapai 2,5 Meter


Palce Amalo | Nusantara

BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai gelombang tinggi di perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) antara 24-27 November 2021.

Gelombang tinggi yang terjadi di perairan NTT tersebut bukan akibat siklon Paddy yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia. "Siklon Paddy tidak berdampak terhadap cuaca di NTT," kata prakirawan BMKG Stasiun El Tari Kupang, Nanik Tresnawati, Rabu (24/11).

Sesuai laporan BMKG, tinggi gelombang berkisar antara 1,5-2,5 meter masuk kategori sedang, namun berisiko bagi kapal nelayan dan tongkang.

Baca juga: KPPU Selisik Lonjakan Harga Minyak Goreng di Sumut

Gelombang tinggi tersebut melanda perairan selatan Kupang hingga Rote,Selat Sumba bagian barat, Laut Sawu, Selat Sape bagian selatan, Samudera Hindia selatan Sumba hingga Sabu dan Samudera Hindia slatan Kupang hingga Rote. Sedangkan kecepatan angin antara 8-10 knot per jam.

Menurutnya, siklon Paddy telah menjuah dari perairan Indonesia sejak Selasa (23/11) malam dengan kekuatan 35 knot atau 65 kilometer per jam. Intensitas siklon Paddy menurun dalam 24 jam ke depan.

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi banjir dan tanah longsor menyusul hujan lebat mengguyur beberapa wilayah di Kabupaten Kupang dan Kota Kupang, Manggarai Barat, Timor Tengah Selatan  Hujan lebat turun sejak pukul 10.00 Wita dan masih berlangsung sampai pukul 16.30 Wita. (H-3)

BERITA TERKAIT