24 November 2021, 12:59 WIB

Perumahan Terendam Banjir, 390 Warga Pangkalpinang Mengungsi


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

HUJAN lebat yang mengguyur ditambah pasang air laut mengakibatkan tiga lokasi perumahan yang berada di Kampak Kota Pangkalpinang terendam banjir, Rabu (24/11). Genangan air diketahui setinggi 60-70 cm. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Babel Mikron Antariksa mengatakan tiga lokasi perumahan terdampak banjir ini berada di daerah Kampak. "Daerah Kampak ini banyak rawanya, sehingga ketika hujan lebat ditambah rob, rawan banjir, seperti yang terjadi saat ini," kata Mikron. 

Mikron menyebutkan dari tiga lokasi perumahan ini setidaknya ada 157 rumah yang terendam air setinggi 60-70 cm. "Warga tiga lokasi perumahan yang terdampak banjir ini ada sekitar 390 orang, saat ini mereka sudah diungsikan di posko yang sudah disiapkan BPBD Provinsi dan Kota Pangkalpinang," ujarnya.

Saat ini, menurut Mikron, ketinggian air terus naik, sehingga semua Tim BPBD turun langsung membantu warga mengevaluasi barang-barang. "Belum surut, air masih terus naik, dari awalnya semata kaki, kini sudah di atas lutut orang dewasa. Makanya tim kita mengevaluasi warga dan barang-barangnya," ungkap mikron.

Pihaknya berharap air segera surut agar masyarakat bisa kembali ke rumahnya masing-masing untuk membersihkan rumah. "Kita harap jangan sampai hujan lagi, karena akan semakin meningkatkan ketingian air," imbuh dia.

"Kepada warga yang belum mengungsi, kita himbau untuk segera mengungsi ke posko-posko yang sudah kita siapkan," pintanya. (RF/OL-10)

BERITA TERKAIT