23 November 2021, 23:15 WIB

PPKM di Sumsel Diperpanjang, Prokes Diperketat


Dwi Apriani | Nusantara

PEMERINTAH telah resmi memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari tanggal 23 November hingga 6 Desember 2021. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Lesty Nurainy mengatakan, di Sumsel beberapa kabupaten/kota sudah banyak level satu.

"PPKM level satu ada di enam Kabupaten/Kota yaitu Ogan Komering Ulu (OKU), Musi Banyuasin (Muba), Penukal Abab Lamatang Ilir (PALI), Palembang, Lubuklinggau dan Prabumulih," kata Lesty Nurainy saat dikonfirmasi, Selasa (23/11/2021).

Sementara itu untuk PPKM level dua ada di Muara Enim, Lahat, Musi Rawas, Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Empat Lawang dan Pagar Alam. Kemudian PPKM level tiga di Ogan Komering Ilir (OKI), Banyuasin, OKU Timur, Ogan Ilir (OI) dan Musi Rawas Utara

"Tetap patuhi protokol kesehatan (Prokes) seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun, supaya pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan jangan sampai muncul gelombang ketiga," pesannya.

Sementara itu Kasi Survailens dan Imunisasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Yusri menambahkan, himbaunya kepada kabupaten/kota percepat capaian vaksinasi.

"Percepatan vaksinasi ini perlu dilakukan, karena itu masuk dalam indikator penilaian. Untuk itulah diharapkan vaksinasi ini segera dipercepat," katanya.

Sebagai informasi, untuk capaian vaksinasi Covid-19 di Sumsel dari target 6,303,096 orang, sudah 3.314.306 atau 52,58% untuk dosis pertama. Sedangkan untuk dosis kedua baru 1.908.198 atau 30,27%.

Untuk rinciannya, capaian vaksinasi SDM Kesehatan sudah lebih dari 100%, lalu pelayanan publik sudah lebih dari 100% dan untuk lansia sudah 36,26% atau 216,488 dari target 597,071.

"Kemudian untuk remaja capaian vaksinasinya baru 82,41% atau baru 697,766% dari target 846,683 orang dan masyarakat rentan umum yang divaksin sudah 1,670,891 atau 38,23% dari target 4,370,858," katanya.
 
Sementara itu berdasarkan data yang ada untuk bed occupancy ratio (BOR) atau keterisian tempat tidur di rumah sakit di Sumsel sudah 3%. (DW/OL-10)

BERITA TERKAIT