19 November 2021, 21:48 WIB

Aparat Gagalkan Perdagangan 5 Kg Sisik Trenggiling Di Tarutung


Yoseph Pencawan | Nusantara

Tim Gabungan berhasil menggagalkan tindakan perdagangan 5 kilogram sisik trenggiling di Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Evansus Renandi, Analis Data Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, mengatakan keberhasilan ini berkat dukungan yang diberikan Polres Tapanuli Utara (Taput).

"Tim gabungan yang terdiri dari petugas BBKSDA Sumut dan personel Polres Taput telah menggagalkan perdagangan sisik Trenggiling pada Rabu 17 November 2021," ungkapnya, Jumat (19/11).

Dalam penindakan ini telah diamankan seorang pria warga Desa Paricoran, Kecamatan Garoga, Taput, yang diduga sebagai pelaku perdagangan dengan barang bukti sisik Trenggiling sebanyak lima kilogram. Trenggiling merupakan salah satu satwa liar yang dilindungi.

Evansus mengungkapkan, penindakan ini bermula dari adanya informasi masyarakat yang disampaikan kepada Kepala Seksi Konservasi Wilayah IV Tarutung, Bidang KSDA Wilayah II Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Manigor Lumbantoruan.

Informasi tersebut menyebutkan akan adanya rencana transaksi sisik Trenggiling (Manis Javanica). Setelah mendapat informasi itu Manigor segera berkoordinasi dengan Polres Taput untuk melakukan penindakan.

Pada Rabu (17/11), sekitar pukul 13.30 WIB, tim gabungan melaksanakan operasi dan menangkap tangan pelaku di seputaran Jalan Balige-Tarutung Km.1, Tarutung. Kepada petugas, pelaku berinisial nama RS itu mengaku memperoleh sisik Trenggiling dari Kecamatan Garoga.

Saat ini RS dan barang bukti 5 kg sisik trenggiling sudah diamankan ke Mapolres Tapanuli Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT