18 November 2021, 16:58 WIB

Tinggi Banjir 1,5 Meter Jalan Trans-Kalimantan di Bukit Rawi Tutup


Surya Sriyanti | Nusantara

DEBIT air akibat luapan Sungai Kahayan yang menggenangi jalan Trans-Kalimantan di Desa Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, hingga saat ini mencapai 1,5 meter. Kondisi ini mengakibatkan jalan tersebut ditutup karena tak bisa dilalui kendaraan apapun.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Humas Polda Kalteng Komisaris Besar Kismanto Eko Saputro di Palangka Raya. "Saat ini badan jalan yang tergenang mencapai 4,5 km dengan titik terdalam mencapai 151 cm. Memang saat ini ada penurunan sekitar 3 cm. Untuk sementara waktu Jalan Lintas Kalimantan-Kuala Kurun di Bukit Rawi masih ditutup, karena sudah tidak bisa dilalui kendaraan apapun," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (18/11).

Selain itu, kata dia, petugas juga menyiapkan tiga speedboat yang digunakan untuk membantu penyeberangan gratis bagi pers SPN Polda Kalteng, TNI/Polri, PNS, dan tenaga kesehatan. "Sedangkan titik masuk lokasi banjir, dari arah Palangka Raya maupun arah Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, sudah dipasang spanduk imbauan agar kendaraan tidak masuk ke arah lokasi banjir," jelasnya.

Untuk diketahui, banjir di jalan Trans-Kalimantan diakibatkan meluapnya daerah aliran sungai (DAS) Kahayan yang berdekatan dengan jalan tersebut. Padahal jalan ini merupakan akses penting yang menghubungkan Palangka Raya dengan sejumlah kabupaten yang berada di DAS Barito seperti Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara, Murung Raya, dan Gunung Mas.

Baca juga: Banjir Landa Cilacap Dipicu Curah Hujan Tinggi

Memang ada jalur lain untuk sampai ke sejumlah kabupaten yang berada di DAS Barito tersebut yakni memutar dari Palangka Raya dengan melewati Kota Banjarmasin dan sejumlah kabupaten di Kalsel. Namun jika melewati jalur ini, jarak tempuh semakin jauh yakni sekitar 15 jam. Bila melewati jalan yang banjir itu hanya sekitar 4-6 jam. (OL-14)

BERITA TERKAIT