18 November 2021, 16:09 WIB

Sulsel akan Bangun PLTS di Lima Kabupaten


Lina Herlina | Nusantara

SULAWESI Selatan terus mengembangkan pembangkit listrik dengan menggandeng salah satu perusahaan asal Jepang PT After Fit Indonesia yang berpusat di Jakarta. Rencananya, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas 10 megawatt (MW) akan dibangun.

PLTS tersebut akan dibangun di Kabupaten Kepulauan Selayar. Ini sudah disetujui Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar yang diwakili Wakil Bupati Selayar, Saiful Arif. Bahkan dari informasi yang ada, PT After Fit Indonesia sudah melihat potensi listrik di Sulsel yang sangat besar dan menargetkan akan membangun PLTS di lima kabupaten di Sulsel, termasuk Kepulauan Selayar.

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengungkapkan wilayahnya punya beberapa daerah yang memiliki sumber potensi penghasil listrik dari energi baru terbarukan (EBT). Setiap daerah di Sulsel memiliki sumber energi terbarukan yang bervariasi. "Misalnya potensi energi dari angin atau bayu di Sulsel sebesar 800-2.000 MW. Untuk tenaga air, punya danau yang luas seperti Danau Tempe, demikian juga bendungan," ungkap Sudirman.

Pemprov Sulsel, seru Sudirman, akan mengawal dari segi kebijakan untuk dikoordinasikan dengan pemerintah pusat. "Intinya kami support. Yang paling penting bagi kami masyarakat memiliki penerangan, khususnya di daerah kepulauan," serunya.

Manajer B2B Project After Fit Indonesia Kemas Aulia berharap pengembangan pembangkit listrik tenaga surya atau energi terbarukan di Sulsel bisa segera terealisasi. Ini karena sudah ada beberapa rekomendasi untuk tempat yang berpotensi.

Baca juga: Aktif Tanam Pohon, Gubernur Jabar Beri Ayep Zaki Sertifikat Penghargaan

"Beberapa daerah yang memiliki potensi besar di Sulsel, di antaranya Maros, Pangkep, Jeneponto, dan tempat lainnya. Mudah-mudahan kita follow up, ada realisasi yang baik untuk pemenuhan energi terbarukan di wilayah Sulsel," jelas Kemas. (OL-14)

BERITA TERKAIT