13 November 2021, 21:00 WIB

Bakti Alumni IKIP Muhammadiyah Maumere dengan Hijaukan Kawasan Mata Air Desa Riit 


Gabriel Langga | Nusantara

SABTU, (13/11) pukul 09.00 pagi, sekitar 300 orang sudah berkumpul di gereja Stasi Salib Suci Riit. Mereka adalah mahasiswa pencinta alam, alumni, dan para dosen IKIP Muhammadiyah Maumere. Kedatangan mereka ke Dusun Riit, Desa Riit, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur dalam agenda melakukan penanaman pohon di sekitar lokasi mata air yang ada di desa tersebut. 

Mereka pun berjalan kaki menuju sumber mata air dengan membawa jenis tanaman pohon seperti cengkeh, rambutan, mangga, nangka dan beberapa jenis tanaman lainnya. Pada saat itu juga, lokasi dusun kecil itu dihadang kabut. Ditambah lagi udara yang dihirup masih segar belum adanya polusi pabrik. Yang lebih menyenangkan pemandangan di sekitar dusun tersebut dapat menyejukkan mata. 

Dengan berjalan kaki sekitar 200 meter, mereka pun sampai di lokasi mata air yang biasa warga setempat sebut mata air "Wair Nahak". Disitulah keluarga besar dari Muhammadiyah pun mulai menyebar untuk melakukan penghijauan sebagai upaya melestarikan dan memelihara lingkungan sekitar mata air dengan penanaman pohon. 

Penanaman pohon ini pun diawali dengan Rektor IKIP Muhammadiyah Maumere Erwin Prasetyo yang lebih dulu menanam pohon di sekitar mata air "Wair Nahak". Selanjutnya diikuti semua keluarga besar Muhammadiyah sebagai bentuk bakti untuk negeri dengan menghijaukan kawasan mata air dengan menanam pohon yang dibawa oleh mereka. 

Tampak mereka sangat ceria dan penuh semangat melakukan penanaman pohon di lokasi sekitar mata air. Ada sekitar 300 anakan pohon yang ditanam. Mereka meyakini, jika pohon-pohon jenis ini bisa ditanam di sekitar mata air bisa menjaga keberadaan sumber air di dusun tersebut. 

Usai melakukan penanaman pohon sekitar dua jam, Rektor IKIP Muhammadiyah Maumere Erwin Prasetyo mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, pihaknya melakukan penanaman pohon. Hal ini mengingat pentingnya peranan air dalam kehidupan sehari-hari dan untuk kelangsungan hidup generasi penerus ke depannya. 

Untuk itu, kata dia, setiap tahunnya IKIP Muhammadiyah Maumere menyelenggarakan kegiatan bakti alumni dengan melakukan penghijauan berupa penanaman pohon disekitar mata air. 

"Kegiatan penanaman pohon di lokasi mata air ini merupakan bakti alumni IKIP Muhammadiyah Maumere untuk angkatan kelima. Yang mana mereka masuk kuliah itu pada tahun 2017. Jadi sebelum wisuda, mereka harus membuat banyak rangkaian kegiatan termasuk dengan penghijauan," papar dia. 

Menurut dia, air adalah sumber kehidupan kita sehingga harus dijaga kelestarian sumber mata air itu dengan melakukan penanaman pohon di lokasi sekitar mata air. 

Baca juga : Banjir Landa Dua Kabupaten di Nusa Tenggara Barat

"Lewat penanaman pohon atau penghijauan, insya Allah bisa menjaga kelestarian air di sumber mata air," ujar dia. 

Ia mengatakan kegiatan penanaman pohon disekitar mata air ini juga sebagai bentuk kampanye IKIP Muhammadiyah Maumere bagaimana mengembalikan oksigen itu lebih banyak di atmosfer. 

"Ini kampanye global bahwa di dunia ini sudah terjadi pemanasan global. Jadi ini ancaman buat kita karena ekosistem kita di bumi ini tergantung pada lapisan ozon. Jadi solusi kita terus melakukan penghijauan," ujar Erwin. 

Dia pun berharap kegiatan yang dilakukan ini memberikan inspirasi bagi masyarakat sekitar sehingga kedepannya bisaikut serta menanam pohon, karena disadari bahwa kelestarian alam sangat penting dijaga demi anak cucu di masa depan. 

"Bagi desa-desa yang ada sumber mata air agar dilakukan penanaman pohon. Pohon ini adalah salah satu cara untuk mempertahankan debit air kita. Untuk itu kita harus melestarikannya," pungkas dia. 

Sementara itu, pejabat Desa Riit, Kecamatan Nita, Yohanes Nurak mengucapkan banyak terima kasih bahwa kegiatan bakti alumni IKIP Muhammadiyah Maumere ini memilih desanya sebagai lokasi kegiatan penanaman pohon di sumber mata air. 

Ia mengaku di desanya terdapat beberapa mata air. Sehingga kata dia, kegiatan yang dilakukan oleh keluarga besar Muhammadiyah disambut baik oleh masyarakatnya. Sebabnya bagi dia, apa yang dilakukan oleh keluarga besar Muhammadiyah dengan melakukan penanaman pohon ini tentunya berguna bagi masyarakatnya. 

Dia menyebutkan,Wair Nahak merupakan salah satu dari sekian banyak sumber mata air yang berada di Desa Riit. Sumber mata air tersebut dibutuhkan oleh masyarakat sekitar. 

"Sehingga aksi tanam pohon tersebut kami sebagai masyarakat menyambut baik demi melestarikan keberadaan sumber mata air. Saya atas nama pemerintah dan masyarakat mengucapkan banyak terimakasih kepada keluarga besar Muhammadiyah Maumere yang telah melakukan aksi penghijauan di sumber mata air. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih," ujar dia. (OL-7)

BERITA TERKAIT