10 November 2021, 17:35 WIB

Penyebab Mengapa Nilai-Nilai Pancasila Mulai Luntur dari Warga Negara RI 


Yoseph Pencawan | Nusantara

WAKIL Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah menerima kunjungan kerja Badan Pembinaan Ideologi Pancasila di Lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Selasa (9/11).

Rombongan BPIP dipimpin  Deputi Bidang Hubungan Antarlembaga, Sosialisasi, Komunikasi dan Jaringan, Prakoso. Ikut serta dalam rombongan di antaranya Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Antonius Benny Susetyo, Direktur Pembudayaan Irene Camelyn Sinaga serta Direktur Hubungan Antarlembaga Elfrida Siregar.

Kemudian Anggota Tim Perumus IAP Martin Lukito Sinaga, Direktur CSRC UIN Jakarta Idris Hemay serta tokoh-tokoh Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB). Menurut Prakoso, kunjungan ini dilakukan untuk menjalin silaturahmi dengan pemerintah daerah serta melihat nilai Indeks Aktualisasi Pancasila (IAP) di Sumut.

Penilaian IAP merupakan salah satu acuan penting bagi BPIP dalam melaksanakan kegiatan pembinaan dan penguatan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat.

"Tadi kami telah melakukan forum diskusi dengan lintas agama. Kemudian nanti kami berencana mau ke beberapa desa di Pematangsiantar. Sebelumnya kami yakin dan melihat kalau indeks sila pertama Pancasila, Ketuhanan yang Maha Esa di Sumut ini sudah sangat mantap," tutur Prakoso, seusai menemui Wagub.

Dia mengatakan, pembinaan Pancasila kepada masyarakat, termasuk di Sumut, tidak dapat dilakukan sendiri oleh BPIP. Pemerintah daerah perlu ikut ambil bagian dalam pembinaan tersebut.

Wagub Musa Rajekshah memastikan Pemprov Sumut siap mendukung BPIP melaksanakan penyelenggaraan pendidikan, pelatihan dan pembinaan Ideologi Pancasila. Jika semua masyarakat memahami Pancasila dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, maka dia yakin bangsa ini tidak ada yang berkelahi dan semua sejahtera.

"Dulu saya waktu SD ada pelajaran Pendidikan Moral Pancasila dengan materi pendidikan Pedoman, Penghayatan dan Pengamalan Pancasila. Pelajaran itu saya anggap penting karena generasi muda perlu terus diingatkan mengenai nilai-nilai Pancasila, papar Wagub.

Dewasa ini, lanjutnya, yang menjadi kendala besar dalam pembinaan nilai-nilai Pancasila adalah kemiskinan dan ketimpangan sosial. Akibat masalah ini masyarakat  tidak lagi mempermasalahkan nilai-nilai Pancasila. "Jadi (masyarakat) gampang dipengaruhi hanya dengan materi. Misalnya saat memilih kepala daerah," tambah Wagub.

Karena itu dia menyambut baik kunjungan kerja BPIP dan berharap bisa menjadi semangat untuk jajaran Pemprov Sumut untuk terus meningkatkan aktualisasi nilai-nilai Pancasila. (YP/OL-10)

BERITA TERKAIT