09 November 2021, 19:28 WIB

Pemkot Batu Cari Alternatif Tanah Pengganti Untuk Korban Banjir Bandang


Bagus Suryo | Nusantara

PEMERINTAH Kota Batu, Jawa Timur, mencarikan alternatif tanah pengganti untuk korban banjir bandang bila kondisinya tidak memungkinkan dibangun rumah di tanah semula. Sebanyak 41 rumah rusak ringan, 5 rumah rusak sedang dan 12 rumah rusak berat dalam bencana ini.

Rumah-rumah itu tersebar di Desa Sidomulyo, Desa Bulukerto, Desa Sumberbrantas, Desa Bumiaji, Desa  Tulungrejo, Desa Punten, Desa Sumbergondo dan Desa Giripurno. Karena itu Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko memerintahkan Kepala Desa dan Camat Bumiaji bersama BPBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mendata detail kerusakan.

Setelah itu, lanjutnya, harus ada pengkajian apakah tanah yang terkena  banjir bandang boleh dibanguni lagi atau tidak. "Jika tidak bisa dibangun lagi maka harus dicarikan tanah pengganti dari tanah bengkok," tegas Dewanti dalam rapat koordinasi penanganan banjir bandang di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, (Senin 8/11).

Rapat Koordinasi diikuti oleh Forkopimda Kota Batu, seluruh komando penanganan bencana banjir bandang, camat Bumiaji, seluruh kepala desa Bumiaji dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.

Dewanti berharap segera ada koordinasi dengan kementerian terkait memperbaiki kawasan gunung. Termasuk menyediakan shelter untuk mengantisipasi banjir susulan. Selanjutnya, susur sungai diteruskan sesuai arahan BNPB. Hal itu untuk mendeteksi dini sumbatan dan rawan longsor di daerah aliran sungai. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT