05 November 2021, 10:54 WIB

Kementan Distribusikan Bibit Jagung Hibrida Lebih Awal Bagi Petani di Sikka


Gabriel Langga | Nusantara

KEMENTERIAN Pertanian (Kementan), saat ini, telah mendistribusikan bibit jagung hibrida bagi petani yang ada di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pendistribusian bibit jagung hibrida lebih awal ini dilakukan para petugas yang ada di Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, mengingat sudah mulai masuk musim tanam.

Kepala Dinas Pertanian Sikka Mauritz Da Cunha, melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Kristianus Amstrong, kepada mediaindonesia.com, Jumat (5/11), mengatakan, saat ini, pihaknya terus melakukan pengiriman bibit jagung hibrida kepada kelompok petani yang tersebar di 21 kecamatan di Kabupaten Sikka.

Dia pun mengaku bantuan bibit jagung hibrida yang dilakukan itu merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian dengan menggunakan dana APBN murni dengan total bibit jagung sebanyak 105 ton yang diperuntukkan bagi 7.000 hektar lahan.

Baca juga: Agar Buah Merah, Kopi dan Noken Papua Eksis di Pasar Digital 

"Kita sudah melakukan pen-droping-an bibit jagung hibrida dari bantuan Kementerian Pertanian itu dari September 2021 kepada kelompok-kelompok petani yang ada di Kabupaten Sikka. Memang kita sengaja lebih awal langsung antar bibit jagung. Kalau untuk laporan tanam sampai saat ini kita belum dapat, mungkin mereka masih tahan karena hujan ini baru satu dua kali," ujar dia.

Selain bantuan Kementerian Pertanian, pihak juga melakukan pengiriman bibit jagung hibrida bantuan dari provinsi sebanyak 15 ton yang diperuntukkan untuk lahan seluas 1.000 hektare. 

"Kalau total keseluruhan bibit jagung hibrida yang kita peroleh itu sebanyak 120 ton yang merupakan antuan dari pusat dan provinsi yang diperuntukkan untuk ditanam di lahan seluas 8.000 hektare. Prinsipnya saat ini kita terus  melakukan distribusi bibit jagung itu kepada para petani," papar Amstrong.

Dikatakan dia, selama penyaluran bantuan bibit jagung ini kepada petani dirinya selalu melakukan pemantauan. Hal itu untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar sampai kepada penerimanya. 

Meski begitu, dirinya selalu berpesan kepada penerima bantuan benih jagung agar memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik mungkin.

"Manfaatkan bantuan ini sebaik mungkin, kita berharap bantuan dari Pemerintah bisa meningkatkan produksi pertanian serta mendapatkan hasil yang lebih baik dari tahun tahun sebelumnya," pungkas dia. (OL-1) 

BERITA TERKAIT