03 November 2021, 18:03 WIB

Perahu Penyeberangan Di Bengawan Solo Tenggelam, 7 Penumpang Hilang


M Yakub |

SEBUAH perahu penyebarangan tradisional Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), terbalik dan tenggelam akibat derasnya arus sungai, Rabu (3/11) pagi. 11 orang selamat dan tujuh lainnya dalam peristiwa itu.

Kuat dugaan tenggelamnya perahu penyebrangan ini  karena over kapasitas dan nahkoda kurang mahir. Korban selamat kemudian dirawat di Rumah Sakit dan Puskesmas terdekat.

Tim SAR gabungan dari berbagai wilayah dan 8 unit perahu telah diturunkan untuk melakukan penyisiran untuk mencari korban yang belum ditemukan. "Kami masih terus menyisir sepanjang lokasi kejadian," kata Sekretaris BPBD Bojonegoro, Zaenul Ma'arif, Rabu (3/11) siang.

"Dua tim dari BPBD Bojonegoro dengan perahu menyisir di kawasan hilir hingga sejauh 13 kilometer dari lokasi kejadian. Sedangkan, tim lainnya
masih fokus menyisir sekitar lokasi kejadian," imbhnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terbaliknya perahu tambangan itu terjadi sekitar pukul 08.30 Wib. Saat itu perahu yang dinahkodai Kasian, 60, dan Mardiani, 58,  warga Desa Semambung, Kanor, Bojonegoro bertolak dari Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Tuban dengan mengangkut belasan penumpang dan 11 unit motor menuju Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro.

Saat berada di tengah Sungai Bengawan Solo, perahu oleng kemuaidn terbalik dan akhirnya tenggelam. Sejumlah pihak menduga tenggelamnya perahu tambangan tradisional ini akibat over kapasitas dan kurang mahirnya nahkoda. (OL-15)

BERITA TERKAIT