02 November 2021, 19:39 WIB

Proyeksi APBD Kota Palembang Turun Dibanding Tahun Sebelumnya


Dwi Apriani | Nusantara

ANGGARAN Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) Tahun Anggaran 2022 diproyeksi senilai Rp3,84 triliun. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan APBD 2021 yang mencapai Rp4,17 triliun.

Ketua DPRD Kota Palembang Zainal Abidin mengatakan banyak faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan besaran APBD kota tersebut. "Faktornya banyak, seperti pemulihan ekonomi yang baru akan dimulai dan kita belum tahu kapan pandemi ini berakhir," katanya, Selasa (2/11/2021).

Zainal mengatakan bahwa ABPD daerah dapat naik apabila situasi membaik, sehingga pemerintah dapat menerapkan strategi yang efektif. Dia mencontohkan sebagai kota yang digerakkan oleh sektor jasa, Pemkot Palembang dapat mendukung industri perhotelan dan restoran dengan menggelar agenda berskala besar.

Sementara itu, Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan dalam APBD tersebut mencakup pendapatan asli daerah (PAD) sebanyal Rp1,3 triliun dan Rp400 miliar dari sumber pendapatan lainnya. Dari pos pendapatan itu, transfer daerah dari pusat masih mendominasi yakni senilai Rp2,94 triliun.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Sumatra Selatan Lydia Kurniawati Christiyana menambahkan APBD pemerintah daerah masih bergantung pada kucuran APBN. "Postur APBD yang dibuat oleh pemda, sumber pendapatannya adalah APBN, yakni dari transfer ke daerah," katanya. (OL-15)

BERITA TERKAIT