31 October 2021, 21:50 WIB

Peredaran Miras Jadi Target Operasi Polres Klaten


Djoko Sardjono |


PEREDARAN minuman keras (miras) menjadi target operasi aparat Polres
Klaten, Jawa Tengah, guna menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah itu.

Salah satu upaya dilakukan Polsek Jogonalan dengan menggelar operasi penyakit masyarakat. Mereka menyatroni tempat penjualan miras dan menyita ribuan botol miras.

Kasi Humas Polres Klaten, Inspektur Satu Abdillah, mewakili Kapolres Ajun Komisaris Besar Eko Prasetyo mengatakan, operasi pekat digencarkan untuk menjaga situasi kamtibmas di Klaten.

"Untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres
Klaten berkomitmen untuk memberantas peredaran miras," tegasnya, Sabtu
(30/10)

Operasi miras dilatarbelakangi banyaknya kejadian pidana yang pelakunya
mengonsumsi miras. Ini yang menjadi titik tolak digencarkan operasi
pekat di Klaten.

"Kapolres sudah memberikan instruksi, bahwa miras di wilayah hukum
Polres Klaten harus diberantas. Setiap hari harus dilaksanakan operasi," tegasnya.

Sementara itu, Polsek Jogonalan dipimpin Iptu Muslimin, dalam operasi
pekat di wilayahnya, Selasa (26/10), berhasil menyita 1.462 botol miras.

Ribuan botol miras itu disita petugas operasi dari warga berinisial RD,
32, seorang ibu rumah tangga di Desa Wonoboyo, Kecamatan Jogonalan,
Klaten.

Miras sebanyak itu disimpan di rumah orangtua RD di Desa Bakung dan di rumah adiknya di Wonoboyo. Kini, miras hasil operasi disita di
Polsek Jogonalan.

Menurut Kapolsek Muslimin, RD menjual miras secara pembayaran di lokasi tujuan. Ia memasarkannya melalui whatshapp. Kemudian, pesanan diantarkan ke lokasi yang telah disepakati. (N-2)

BERITA TERKAIT