27 October 2021, 21:24 WIB

Banjir Kembali Landa Pulau Adonara


Gabriel Langga |

HUJAN deras yang mengguyur Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Rabu (27/10) hingga memicu banjir. Beruntung banjir yang melanda tidak menelan korban jiwa. Namun, akses jalan di wilayah yang dilanda banjir terputus.

Sekretaris BPBD Flotim, Tarsisius Kopong Pira menyatakan hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir menerjang beberapa desa di wilayah Adonara Timur yakni wilayah Dua Watan Pao dan Desa Waiburak. "Informasi sementara, tidak ada korban jiwa. Kita sedang berkoordinasi," ujarnya dia kepada mediaindonesia.com.

Sebelumnya, Pemda Flores Timur (Flotim) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyatakan belum mengeluarkan rekomendasi mitigasi di tiga lokasi bencana di Pulau Adonara. Tiga wilayah yang terdampak parah bencana banjir bandang 4 April 2021 lalu itu yakni desa Nelelamadika Kecamatan Ile Boleng, Desa Waiburak Kecamatan Adonara Timur, dan Desa Oyangbarang Kecamatan Wotan Ulu Mado.

"Kita baru berkoordinasi soal pembangunan rumah korban bencana di tiga lokasi itu. Sementara soal mitigasi belum ada izin UKL/UPL dari dinas lingkungan hidup," ujar Kepala Pelaksana BPBD Flotim, Alfonsus Bethan

Menurut dia, BPBD baru boleh mengeluarkan rekomendasi larangan  pembangunan rumah atau usaha penduduk di daerah aliran sungai (DAS), setelah ada izin dari dinas ke lingkungan hidup.

"Untuk pembangunan rumah di bantaran kali yang merupakan jalur banjir harus melalui izin UKL/UPL dari dinas lingkungan hidup. Kita masih koordinasi dengan dinas lain. Masih sebatas pembangunan rumah korban bencana. Untuk jangka panjangnya belum ada," katanya. (OL-15)

BERITA TERKAIT