26 October 2021, 22:55 WIB

Diklatsar UNS Telan Korban, Kapolresta Surakarta Menduga Ada Tindak Kekerasan


Widjajadi | Nusantara


KAPOLRESTA Surakarta, Jawa Tengah, Komisaris Besar Ade Safri Simanjuntak menduga ada tindak kekerasan, saat kegiatan pendidikan dan latihan SAR (Diklatsar) Pra Gkadi Patria XXXVI Universitas Sebelas Maret. Akibatnya, salah satu peserta, yakni Gilang Endi Saputro, 21, tewas, pada 24 Oktober.

"Ada dugaan tindak kekerasan dalam kasus meninggalnya mahasiswa Gilang Endi Saputro, dalam kegiatan Diklatsar yang diikutinya," tegasnya, Selasa ( 26/10).

Untuk menuntaskan kasus itu, penyidik Polresta Surakarta didukung Polda Jawa Tengah. Mereka telah memeriksa 17 saksi, terdiri atas 9 panitia diklatsar, 8 mahasiswa peserta dan seorang dosen.

"Tim penyidik juga melibatkan ahli forensik, ahli kesamaptaan dan tim scientist. Penanganan sudah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan," imbuhnya.

Sementara itu, Rektorat UNS Surakarta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tewasnya Gilang itu kepada kepolisian.

"Kegiatan Diklatsar yang sedianya berlangsung sepekan, sejak 23 Oktober langsung dihentikan. Sekretariat Menwa UNS ditutup, dan seluruh panitia kegiatan diklatsar diinapkan di asrama mahasiswa," kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNS Prof Ahmad Yunus.

Gilang tewas saat mengikuti Diklatsar, Minggu (24/10) sore. Semula, ia dilaporkan menderita kram. (N-2)

BERITA TERKAIT