20 October 2021, 20:35 WIB

Konsesi Diserobot Penambang Ilegal, Anzawara Satria Lapor Polisi


mediaindonesia.com | Nusantara

KONSESI pertambangan batu bara milik PT Anzawara Satria di Angsana, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, diserobot penambang ilegal. Sebanyak dua unit alat berat menerabas area yang  dipasangi garis polisi atau police line.

Manager External Relation Anzawara, Emma Rivilla menjelaskan, police line tersebut dipasang  oleh penyidik Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri. Saat itu, pihaknya diminta oleh Bareskrim untuk ikut memantau, apabila para penambang liar itu nekat masuk agar dilaporkan ke aparat.

Saat dua alat berat milik penambang ilegal datang, pihak Anzawara sempat menghalau.

“Kami diminta tim dari Bareskrim untuk memantau lahan yang masih dalam penyidikan. Kalau ada sesuatu, kami diminta lapor ke Bareskrim atau Polsek Angsana. Setelah siang dihalau keluar, malam mereka (penambang ilegal) masuk lagi, karena itu kami laporkan ke Bareskrim dan juga ke Kapolri,” tegas Emma melalui keterangan resmi, Rabu (20/10).

Pada kesempatan yang sama, Legal Anzawara, Jurkani mengatakan, saat menghalau alat berat itu, pihaknya juga  melibatkan Kepala Polsek Angsana dengan membawa mobil patroli.

Namun, para penambang liar tersebut pergi hanya sementara, dan kembali pada malam hari dengan membawa alat berat lagi.

“Dua unit alat berat yang memasuki lahan konsesi Anzawara dicegat oleh karyawan Anzawara. Kepada para sopir alat berat ditanyakan tujuannya memasuki ke arah lahan yang sudah dipasang police line, tetapi mereka hanya menjawab perintah bos,” jelas Jurkani. (OL-13)

Baca Juga: Ditetapkan Sebagai Tersangka Suap, Bupati Kuansing Tiba di KPK

BERITA TERKAIT