20 October 2021, 17:12 WIB

Kasus Siswa Positif Covid-19, Kota Bandung Lakukan Tracing


Naviandri | Nusantara

Wakil Wali Kota Bandung, Jawa Barat Yana Mulyana prihatin dengan adanya 14 siswa yang dinyatakan positif Covid-19 hasil swab test acak saat PTM terbatas. Ia minta kasus ini dilacak dan mencari orang yang memiliki kontak erat.

"Tidak menutup kemungkinan akan ada tambahan kasus, karena hasil tes yang keluar baru 300, sedangkan yang menjalani swab test 1.500, kita juga bakal melakukan tracing di sekolah tersebut. Jika hasil tracing ada yang positif lebih dari 10 persen maka sekolah harus tutup sementara," tegasnya, di Bandung Rabu (20/10).

Menurut Yana berbagai kemungkinan penyebab anak sekolah covid-19, terpapar saat di perjalanan pulang atau pergi ke sekolah. Sebabnya di  sekolah sudah melakukan prokes ketat, sudah simulasi dilakukan validasi dan verifikasi. "Sehingga kemungkinannya kecil untuk terjadi penularan di lingkungan sekolah," jelasnya.

Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Kota Bandung menyatakan dengan adanya 14 pelajar yang terkonfirmasi positif Covid-19 setelah PTM terbatas digelar, menjadi peringatan bahwa Pemkot Bandung harus benar-benar memperhatikan masalah Covid-19 di lingkungan sekolah.

Selain penanganan segera pada siswa yang terkonfirmasi positif, dinas terkait juga harus secepatnya melakukan tracing. Apalagi jika siswa tersebut tanpa gejala (OTG) sehingga bisa menularkan.

"Sesuai dengan apa yang sudah disampaikan dalam Inmendagri, jika ada yang ketahuan positif (siswa) maka langkah pertama itu tracing dahulu. Tapi, jika memang itu terjadi klaster sekolah ya harus tutup selama 14 hari," kata Ketua FAGI Kota Bandung Iwan Hermawan. (OL-15)

BERITA TERKAIT