18 October 2021, 12:04 WIB

Civitas UPI Raih 50% dari Perolehan Medali Jabar di PON XX Papua


Naviandri | Nusantara

PELAKSANAAN Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua telah usai, dan Provinsi Jawa Barat (Jabar) keluar sebagai juara umum, dengan raihan 133 medali emas, 105 perak, dan 115 perunggu dari total keseluruhan 353 medali.

Capaian juara umum Provinsi Jabar tak lepas dari kerja keras dan kontribusi civitas akademik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Dari 353 medali yang diraih kontingen Jabar. Pahlawan olahraga  dari UPI berhasil menyumbangkan 145 medali, dengan rincian medali emas 54, perak 45 dan perunggu 46. Jabar secara keseluruhan mengirimkan 132 perwakilan, terdiri dari 1.239 atlet, manager, dan ofisial.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) UPI, Mustika Fitri di Bandung Senin (18/10) mengatakan, para atlet mahasiswa UPI yang berhasil menorehkan medali, berasal dari Alumni FPOK UPI (52), program studi S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga (38), S2 Pendidikan Olahraga (21), S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (13), S1 Kepelatihan Fisik Olahraga (11), S1 Ilmu Keolahragaan (5), S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Pendidikan Jasmani (3), S2 PTK (1), dan UPI kampus Cibiru (1).

"Medali-medali tersebut disumbangkan dari cabang olahraga (cabor) Dayung-Rowing (25), Dayung-TBR (20), Bola Tangan (18), Hockey Indoor (11), Polo Air (9), Anggar (6), Taekwondo (5), Gulat (4), Panjat Tebing (4), Senam Ritmik (4), Sepatu Roda (4), Hockey Outdoor (4)," kata Mustika yang juga wasit Cabang Olahraga Senam pada PON XX Papua.

Cabang lain yang juga menyumbangkan medali adalah Dayung-Canoeing dan
Tarung Derajat, masing-masing empat medali. Selanjutnya, cabor Pencak Silat, Sepak Takraw, Selam, Renang Akuatik dan Judo masing-masing dua medali. Sedangkan, cabor Aerosport - Gantolle, Atletik, Cricket, Wushu, Senam Aerobik, dan Renang Perairan Terbuka, masing-masing menyumbang satu medali.

"Prestasi para mahasiswa di ajang PON XX kemarin bukan hanya membanggakan masyarakat Jabar, tapi juga khususnya bagi UPI. Sebab, para atlet mampu melaksanakan kepercayaan yang diberikan. Meski pihak kampus tidak memberikan beban target berapa medali yang harus diraih para atlet," jelasnya.

Untuk selanjutnya, bagi para atlet mahasiswa yang berprestasi akan diikutsertakan dalam Pekan Olahraga Mahasiswa (POMNas) Tahun 2022 di
Padang, Sumatera Barat. Karena POMNas merupakan program tahunan dan
tercatat di Dikti, serta menjadi indikator penilaian akademik juga  menaikan ranking universitas. Maka para atlet mahasiswa berlomba-lomba untuk dapat berpartisipasi dalam even tersebut.

"Kami juga tengah menyusun kekuatan, agar para atlet mahasiswa yang
berprestasi untuk diikutsertakan di POMNas tahun depan di Padang,"
ucapnya.

Terkait, reward yang disiapkan oleh pihak rektorat UPI, Mustika menjelaskan belum ada kepastian, hadiah apa yang akan diterima para peraih medali. Namun, apresiasi berupa kegiatan penyambutan dari pihak kampus telah dipersiapkan. Karena atlet, pelatih, manager, dan ofisial Kontingen Jabar telah tiba di Kota Bandung.

"Agenda selanjutnya yang akan dihadapi para atlet, pelatih, manager, dan ofisial adalah  menghadiri undangan Gubernur Jabar Ridwan Kamil akhir bulan ini atau awal November 2021. Setelah itu baru dikembalikan ke daerah asal masing-masing," tambahnya. (OL-13)

Baca Juga:Puluhan Rekor Tercipta di PON XX, Tiga Level Dunia

 

 

BERITA TERKAIT