15 October 2021, 19:06 WIB

Happy Hearts Indonesia Bangun Perpustakaan Sekolah di Kupang, NTT


mediaindonesia.com | Nusantara

PENDIDIKAN merupakan salah satu fondasi penting bagi generasi sebuah bangsa untuk mampu melakukan perbaikan dalam sisi ekonomi dan kualitas hidup mereka di masa depan.

Jika  mengesampingkan pendidikan dapat menciptakan masa depan generasi suatu bangsa yang bersusah payah untuk berkompetisi dengan SDM lain dari global yang berujung pada perekonomian yang tidak merata dan tingkat kualitas hidup yang rendah.

Hal ini sangat penting untuk diperhatikan khususnya oleh bangsa Indonesia saat ini indeks pendidikannya masih berada di peringkat 113 dari 189 negara di dunia. Indonesia masih tergolong negara dengan kualitas pendidikan yang masih kurang baik.

Kurangnya pemerataan tenaga pengajar yang berkualitas menjadi faktor utama kenapa pemerataan pendidikan belum terwujud di negeri ini.

Dari 100 universitas yang masuk sebagai kategori universitas terbaik menurut versi Kemendikbud-ristek, hanya sekitar 23 universitas di luar Pulau Jawa yang masuk dalam daftar universitas terbaik tersebut.

Hal ini sekali lagi yang membuktikan bahwa pendidikan yang berkualitas masih terkonsentrasi hanya di pulau jawa saja.

Hal ini lah yang menjadi latar belakang inisiatif gerakan dari Happy Hearts Indonesia atau Yayasan Hati Gembira Indonesia untuk mulai mengidentifikasi sekolah-sekolah di daerah khususnya yang terkena bencana alam seperti kejadian gempa bumi di Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2006.

Mereka mulai melakukan pembangunan perpustakaan sekolah di tahun 2017. Bagi mereka, Perpustakaan adalah tempat dimana pengetahuan ditampung, dipahami, diajarkan dan ditingkatkan.

Tak sampai di situ, Happy Hearts Indonesia yang berkolaborasi dengan Octa Investama Berjangka melalui proyek pendanaan Happy Hearts Fund untuk membangun perpustakaan dan juga berencana membangun sekolah.

Tak hanya itu, proyek juga mengembangkan kurikulum dan pelatihan softskill kependidikan seperti manajemen perpustakaan untuk guru dan pustakawan yang ditunjuk untuk menegakkan standar tinggi kemajuan kualitas pendidikan dalam jangka panjang.

“Kami merasa sangat beruntung dan berterima kasih atas dibangunnya perpustakaan ini sebagai sarana infrastruktur pendukung bagi peningkatan kualitas pendidikan khusus nya bagi kami warga lokal di sini," kata Kepala Sekolah SDN Sanpak Ibu Wahelmina Sonbait, Spd, di Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Ini sangat lah penting dan berarti bagi masa depan guru dan khususnya siswa-siswa kami serta komunitas warga lokal di sini,” tutur Wahelmina.

Dengan dibangun nya perpustakaan yang berada di Kecamatan Fatuleu, Kabupaten kupang, NTT ini diharapkan bisa menjadi langkah awal bagi sebuah lompatan besar yang sangat berpengaruh di masa depan khususnya bagi perbaikan kualitas pendidikan dan hidup masyarakat setempat. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT