15 October 2021, 18:09 WIB

Indikator Penilaian Covid-19 Di Cianjur Sudah Berada Di Level 1


Benny Bastiandy/Budi Kansil | Nusantara

PENANGANAN covid-19 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sudah semakin baik. Kondisi itu terlihat dari berbagai indikator yang semakin hari kian terkendali.

Wakil Bupati Cianjur Tb Mulyana Syahrudin menjelaskan hasil asesmen penilaian penanganan covid-19 di Kabupaten Cianjur sudah berada pada level 1. Satu di antaranya indikator penambahan konfirmasi positif covid-19 (positivity rate) yang sepekan terakhir terdapat 12 kasus baru.

"Kalau dirata-ratakan, sehari itu 1,8 kasus. Jadi relatif cukup kecil," jelas Mulyana seusai memimpin rapat evaluasi penanganan covid-19 di Bale Prayoga Komplek Pendopo Pemkab Cianjur, Jumat (15/10).

Tingkat keterisian tempat tidur di hampir semua rumah sakit rujukan hampir nol pasien. Kemudian di pusat isolasi Vila Bumi Ciherang di Kecamatan Pacet sudah tidak ada yang dirawat.

"Angka kesembuhan nol karena memang sudah tidak ada yang dirawat. Kasus meninggal dunia pun kurun sepekan ini tidak ada," tuturnya.

Kabupaten Cianjur hanya terkendala di capaian vaksinasi sehingga saat ini berada di level 3. Sampai saat ini cakupannya baru mencapai kisaran 29%. "Total vaksinasi covid-19 itu baru mencapai 29% lebih. Hampir setengahnya sudah menjalani vaksin dosis kedua," sebutnya.

Pemkab Cianjur saat ini sedang mengejar capaian vaksinasi covid-19 bisa di kisaran 50% atau berada di level 2. Dengan gencarnya vaksinasi yang dilakukan saat ini, Pemkab Cianjur berharap dalam waktu dekat target tersebut bisa tercapai.

"Memang butuh waktu bisa mencapai 50% atau berada pada level 2. Kita masih butuh sekitar 20%-21% lagi. Mudah-mudahan satu periode berikutnya bisa mencapai target," pungkasnya. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT