15 October 2021, 15:34 WIB

Pemprov Lampung dan Babel Sepakat Bangun Jalur Transportasi Laut


Mediaindonesia.com | Nusantara

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Lampung dan Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyepakati kerja sama pembangunan jalur transportasi antardaerah dalam rangka pengembangan investasi, perdagangan, dan pariwisata. Kesepakatan tersebut tertuang dalam nota kesepakatan bersama (MoU) yang ditandatangani Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Gubernur Babel Erzaldi Rosman di Ruang Pertemuan UPTD DPUPR Kabupaten Belitung, Kamis (14/10). 

MoU tersebut bersejarah bagi kedua provinsi. Untuk pertama kali, Lampung-Babel akan membangun fasilitas transportasi laut yang menghubungi kedua provinsi, yakni di Kabupaten Mesuji (Lampung) dan Kabupaten Bangka Selatan (Babel).

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan sedang menyiapkan dermaga pelabuhan untuk memasok pangan dan komoditas ke Babel di Kecamatan Sungai Sidang, Kabupaten Mesuji. Dijelaskannya juga, Provinsi Lampung sangat strategis sebagai pintu gerbang Pulau Sumatra yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Sumatra serta menjadi lintasan jalur laut kepulauan di Indonesia. 

"Lampung sendiri merupakan sentra penghasil padi di Indonesia. Pada 2020, produksi daerah ini 2.650.290 ton atau meningkat 22.47% dari periode sebelumnya," ujarnya. 

Adapun sektor komoditas yang akan dikirimkan ke Bangka Belitung yaitu pangan, holtikultura, peternakan, dan hasil perkebunan. Dengan kerja sama ini, ia berharap menjadi solusi dalam pemenuhan kebutuhan pangan strategis dan jasa antarkedua daerah dengan harga yang jauh lebih kompetitif.

Untuk lebih mengkonkretkan kerja sama tersebut, antar-BUMD juga saling menandatangani kesepakatan kerja sama. BUMD milik Pemprov Lampung dengan BUMD milik Pemprov Babel akan bekerja sama dalam sektor jasa pariwisata serta teknologi informasi dan komunikasi. MoU tersebut antara Dirut PT Wahana Rahardja Bolly Iskandar milik Pemprov Lampung dan Dirut PT Lampung Jasa Utama Bambang Murslin dengan Direktur PT Bumi Bangka Belitung Sejahtera Prof Syafaruddin milik Pemprov Babel.  

Rombongan dari Lampung yang ikut menyaksikan kesepakatan antarkedua pemprov ialah Sekdaprov Fahrizal Darminto, MA; Kepada Bappeda Mulyadi Irsan, MT; Kadis Perindustrian dan Perdagangan Elvira Umihani, SP, MT. Lainnya yakni Kadis Perhubungan Bambang, SE, MA; Kadis Kominfotik Ganjar Jationo, SE, MAP; Kadis Kelautan dan Perikanan Ir. Liza Derni, MM; Kadis Peternakan dan Kesehatan Ir. Lili Mawardi, MSi. Selain itu, hadir Pangdam II Sriwijaya Mayjend  TNI  Agus Suhardi, Forkopimda Babel, Bupati Belitung, Wakil Bupati Belitung Timur, Kepala Bank Indonesia Lampung, Kepala Bank Indonesia Babel, dan para kepala perangkat daerah Babel.

Dalam kesempatan itu pula, Gubernur Erzaldi mengatakan kesepakatan kerja sama ini merupakan inisiasi pascakesepakatan kedua provinsi pada Rakor Gubernur se-Sumatra beberapa waktu lalu. "Kami ingin mengembalikan kekuatan kawasan Sumatra bagian selatan (Sumbagsel), khususnya dalam hal investasi, perdagangan, dan pariwisata," ujarnya. 

Baca juga: Polda Jabar Tangkap 89 Orang dari Yogyakarta Terkait Pinjol

Tujuannya, kata dia, mendorong dan memfasilitasi dalam penyediaan jalur transportasi antara pelabuhan di Babel dan Lampung. "Selain itu, banyak masyarakat Lampung yang berdomisili di Babel maupun sebaliknya. Dengan adanya pelabuhan ini, mereka punya alternatif berpergian ke daerah asalnya," lanjutnya. Dengan kerja sama ini, dia berharap terbuka peluang usaha yang lebih luas bagi pelaku perdagangan, investasi, dan pariwisata, yang akhirnya memperkuat program strategi nasional: Kawasan Industri Sadai. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT