14 October 2021, 15:12 WIB

Permintaan Maaf Kapolda Banten Langkah Terpuji


RO/Micom | Nusantara

LANGKAH cepat Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto menemui dan meminta maaf secara langsung ke seorang pendemo yang pingsan dibanting anggota polisi mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan. 

Langkah Kapolda Banten itu berdampak positif dalam penanganan demonstrasi. Polisi akan lebih profesional dan mencari cara lebih bijak dalam menangani demonstrasi, bukan dengan cara kekerasan.

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santosa menyatakan langkah sigap Kapolda Banten mendatangi dan meminta maaf kepada pendemo menjadi langkah kondusif guna meredam aksi berkepanjangan.

“Hal terpenting adalah mencegah eskalasi memanas. Dalam suasana pandemi seperti sekarang, itu yang terpenting,” kata Sugeng di Jakarta, Kamis (14/10).

Langkah cepat untuk memeriksa oknum polisi yang membanting pendemo menjadi warning agar polisi melakukan tindakan terukur pada saat munculnya pendemo yang rusuh. “Ini mencerminkan kepekaan Kapolda Banten sebagai pimpinan Polri atas peristiwa yang mencoreng nama baik Polri.” cetus Sugeng.

Acungan jempol kepada Kapolda Banten juga mengalir dari Kepala Ombudsman Perwakilan Banten Dedy Irsan. Dedy menyatakan langkah Kapolda Banten tersebut mendorong aparat kepolisian untuk memperhatikan kembali Standard Operational Procedure (SOP) dalam penanganan demonstrasi.

“Polisi perlu mengedepankan langkah-langkah yang humanis dalam penanganan aksi unjuk rasa. Prosedurnya itu ada, tidak sembarangan melakukan kekerasan,” ujar Dedy.

Dedy Irsan juga melihat aksi Kapolda Banten sekaligus mendorong para pengunjuk rasa untuk bertindak damai dan tidak melakukan aksi anarkis dalam menyampaikan hak politiknya. 

Mengenai tindakan hukum terhadap polisi yang membanting seorang pengunjuk rasa tersebut, Dedy Irsan menyatakan harus dilakukan secara tegas. “Harus diproses sesuai jalur hukum agar kejadian tidak terulang. Saya apresiasi atas pernyataan Kapolda Banten yang tegas memproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tutur Dedy. (J-1) 

BERITA TERKAIT