13 October 2021, 11:10 WIB

Penerbangan Komersial Perdana Ngloram-Halim Dimulai Akhir Oktober Ini


Akhmad Safuan | Nusantara

MESKIPUN pembangunan Bandara Ngloram di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah belum rampung 100 persen, namun penerbangan komersial perdana akan dimulai akhir Oktober ini. Rutenya Cepu - Halim (Jakarta) dengan
jadwal dua kali dalam sepekan.

Pemantauan Media Indonesia, Rabu (13/10) pembangunan Bandara Ngloram di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora terus dikebut. Tahap penyelesain terminal dan beberapa fasilitas penunjang kebutuhan lainnya hingga nantinya memenuhi persyaratan sebagai bandara berstandar nasional.

Sebelumnya telah menyelesaikan beberapa fasilitas termasuk perpanjangan landasan pacu dan jalan menuju ke Bandara. Juga melakukan beberapa kali uji coba untuk pendaratan pesawat dengan kapasitas penumpang cukup besar sekitar 72 orang, kini pengelola Bandara Ngloram telah menyiapkan penerbangan perdana di bandara tersebut.

Bupati Blora Arief Rohman, dalam keterangannya mengatakan penerbangan perdana melalui Bandara Ngloram akan dimulai Jumat (29/10) mendatang dengan rute Cepu-Halim (Jakarta) yang dijadwalkan dua kali sepekan. "Kita telah lakukan rapat koordinasi dengan semua pihak terkait masalah ini," ujarnya.

Pada penerbangan awal Cepu-Halim di Bandara Ngloram ini, ungkap Arief Rohman, akan dilayani oleh Maskapai Penerbangan Citylink sesuai dengan kesepakatan yang sebelumnya sudah dibicarakan, bahkan untuk memenuhi kebutuhan penumpang juga telah dibicarakan penambahan fasilitas pendukung seperti kereta api terusan hingga transportasi lainnya di bandara ini.

"Saya punya keyakinan animo warga pada transportasi udara di Blora ini cukup tinggi, karena selain banyak petugas dan siswa migrasi di Cepu, juga warga dari daerah lain seperti Bojonegoro, Rembang, Pati dan Tuban membutuhkan sarana transportasi ini," kata Arief Rohman.

Menyangkut harga tiket, lanjut Arief Rohman, diharapkan juga terjangkau kantong konsumen, sehingga selain untuk kepentingan usaha atau bisnis, wisatawan juga semakin banyak berkunjung ke Blora. "Saya kira tidak sampai
Rp1 juta per penumpang," tambahnya.

Pengelola Bandara Ngloram Blora Ariadi Widiawan mengatakan kondisi bandara secara teknis telah siap untuk penerbangan komersial, sehingga rencana dimulainya penerbangan perdana tidak bermasalah dan akan membuka langkah
baru transportasi di Blora ini.

"Beberapa kali uji coba pendaratan berjalan mulus, karena landasan pacu telah memenuhi standar persyaratan baik kualitas maupun panjangnya," ungkap Ariadi. (OL-13)

Baca Juga: Bandara Ngloram dan JBS Batal Layani Mudik 2021

 

BERITA TERKAIT