12 October 2021, 22:06 WIB

5,6 Juta Lebih Warga Sumut Sudah Jalani Vaksinasi Tahap Pertama


Yoseph Pencawan | Nusantara

PEMERINTAH Provinsi Sumatera Utara didukung berbagai pihak hingga kini masih dengan gencar melaksanakan vaksinasi Covid-19 di berbagai daerah di wilayahnya.

Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah (Ijeck) mengatakan, capaian angka vaksinasi di provinsinya bertambah signifikan. "Vaksinasi tahap pertama di Sumut sudah mencapai 38%," ungkapnya saat meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang difasilitasi Ikatan Abiturient Yaspendhar (IAY) di Kampus II Harapan, Jl. Karya Wisata Ujung, Delitua, Namorambe, Kabupaten Deliserdang, Selasa (12/10).

Jika persentase itu dikalikan dengan jumlah penduduk Sumut per tahun 2020, maka vaksinasi tahap pertama sudah diberikan kepada lebih dari 5,6 juta warga. Capaian persentase itu meningkat lebih dari tiga persen dibandingkan dengan angka vaksinasi tujuh hari lalu yang masih sebesar 34,91%.

Itu artinya Sumut tinggal mengejar 32%, atau sekitar 4,7 juta lagi capaian vaksinasi tahap pertama, dari 70% target yang menjadi syarat terbentuknya herd immunity atau kekebalan komunal.

Menurut Ijeck, peningkatan angka vaksinasi itu menjadi salah satu faktor yang menyebabkan semakin melandainya grafik penularan Covid-19 di Sumut. Namun, kendati sudah sangat jauh berkurang dia meminta masyarakat untuk tetap waspada dan tidak lalai menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Bagi masyarakat yang sudah divaksin juga dia minta tetap teguh menerapkan prokes. Dia memastikan pemprov masih terus menggencarkan vaksinasi dengan segala daya yang dimiliki dan dukungan dari berbagai pihak.

Pada perkembangan terkini, Sumut kembali mendapat tambahan stok vaksin dari Kementerian Kesehatan.

Sebanyak 50 ribu dosis vaksin Sinovac sudah tiba di Sumut melalui Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, pada Senin (11/10). Saat ini stok vaksin sudah ditempatkan di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumut, Jalan Prof HM Yamin, Kota Medan. Stok tersebut akan segera disebar ke berbagai daerah yang melaksanakan vaksinasi, setelah melalui proses pendataan Dinkes Sumut. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT