12 October 2021, 21:10 WIB

Bupati Yuhronur Klaim IPM Lamongan Lampaui Angka Nasional


Muhammad Yakub | Nusantara

BUPATI Lamongan Yuhronur Efendi, menyatakan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di  wilayahnya, saat ini berada pada angka 72,58.  Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan capaian IPM Propinsi Jawa Timur dan Nasional.

"Kabupaten Lamongan saat ini IPM nya berada dikategori tinggi yakni ada pada angka 72,58. Salah satu unsur pendukung IPM yakni umur harapan hidup (UHH) Kabupaten Lamongan 71,40 tahun. Hal tersebut tak lepas dari program-program yang dilaksanakan salah satunya program yang masuk dalam Kabupaten Sehat," ujar Bupati Yuhronur Efendi setelah mengikuti Verifikasi secara virtual dari Kementrian Kesehatan dan Kementrian Dalam Negeri terkait Kabupaten Sehat, Selasa (12/10).

Menurut dia, Kabupaten Sehat merupakan program lintas perangkat daerah. Dukungan anggaran untuk pelaksanaan Forum Kabupaten Sehat telah tersedia
sejak  2018.

"Sedangkan anggaran untuk implementasi pelaksanaan program-program secara
umum tersebar di OPD atau kelembagaan terkait seperti di Dinas Kesehatan,
Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan dan lain-lain," tambahnya.

Kabupaten Lamongan, kata dia, terus berusaha meningkatkan capaiannya dalam
program Kabupaten Sehat menuju tujuh tananan. Yakni tatanan pemukiman
sarana dan prasarana sehat, sarana tertib lalu lintas dan transportasi.

Juga industry dan perkantotran sehat, pariwisata sehat, pangan dan gizi,
kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, dan sosial sehat. Bupati menambahkan berbagai upaya dilakukan seperti penetapan titik pantau tiap tatanan.

"Pencapaian lainya antara lain angka kesakitan DBD yang terus menurun, angka stunting yang juga terus menurun dan juga Angka Kematian Ibu dan Bayi juga terus menurun. Tak terkecuali dalam penanganan pandemi Covid-19, Kabupaten Lamongan terus melakukan berbegai terobosan, diantaranya yakni penyediaan rumah sakit lapangan, pembangunan RS Khusus Covid-19 yang tercepat dalam waktu 39 hari, GETAPAK  (Gerakan Ketahanan Pangan Keluarga) serta Grebek Vaksin Covid pertama," paparnya.

Ia menuturkan, berbagai inovasi juga diciptakan agar dapat mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Lamongan antara lain, Home Care Service
merupakan pendekatan pelayanan kepada masyarakat dengan melibatkan peran
serta perangkat daerah yang bergerak dibidang Kesehatan, ekonomi, perumahan
dan sanitasi.

Termasuk Sampah Tanggungjawabku (SAMTAKU) yang saat ini merupakan program penanganan sampah dan sudah masuk dalam KOVBLIK Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (OL-13)

Baca Juga: Tangani Stunting, Pemkab Indramayu Libatkan Semua Pihak

 

BERITA TERKAIT