12 October 2021, 17:17 WIB

Pemkot Kupang Waspadai Kemungkinan Lonjakan Kasus Covid-19


Palce Amalo | Nusantara

PEMERINTAH Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengingkatkan kasus covid-19 di daerah itu bisa kembali melonjak jika warga lalai menerapkan protokol kesehatan. Pada Selasa (12/10), di Kota Kupang masih ada 79 pasien  covid-19 dan 230 sampel swab menunggu giliran diperiksa di laboratorium.

Meskipun kasus covid-19 terus berkurang, Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man tetap mengimbau warga tertap menjalankan protokol kesehatan dan menaati aturan pemerintah terkait Covid-19.

Herman mencontohkan soal izin menggelar pesta menyusul turunnya PPKM Kota Kupang dari Level 3 ke Level 2. Namun bukan berarti boleh makan di tempat. Penyelenggara pesta harus menyiapkan makanan dalam bentuk prasmanan yang kemudian dibawa pulang oleh tamu dan undangan.

"Masyarakat seakan mulai merasa covid-19 sudah hilang, jika polanya terus seperti ini, kita  rasakan nanti angka positif bisa naik kembali," ujarnya.

Menurutnya, ada kelurahan di Kota Kupang yang sudah turun ke zona hijau, ternyata naik lagi ke zona kuning atau oranye.

Kepala Satpol PP Kota Kupang, Rudi Abubakar menyebutkan setiap malam, pihaknya telah membubarkan lebih dua pesta karena para tamu yang datang ke sana, tidak mematuhi protokol kesehatan.

Sebelum dibubarkan, Satpol PP memberikan edukasi mengenai pentingnya penerapan protokol kesehatan untuk memutus rantai penularan covid-19. "Tidak boleh makan di tempat pesta, jika ditemukan, kami bubarkan pesta tersebut," tegas Rudi Abubakar. (OL-15)

BERITA TERKAIT