12 October 2021, 07:45 WIB

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk, GL Zoo Buka Biasa


Agus Utantoro | Nusantara

SETELAH anak-anak usia di bawah 12 tahun diizinkan masuk ke objek wisata, Kebun Binatang Gembira Loka atau Gembira Loka Zoo (GL Zoo) Yogyakarta, mulai Senin (11/10), buka secara normal untuk kunjungan wisata,

"Kita, mulai hari ini, Senin (11/10), melaksanakan diskresi, anak di bawah 12 tahun kita izinkan masuk," kata Manajer Pemasaran GL Zoo Yosi  Hermawan. 

Namun, tetap orangtua yang mendampingi  tetap diwajibkan telah divaksin covid-19.

Baca juga: PPKM Level 3, Tempat Wisata Di Cianjur Diperbolehkan Buka

Artinya, jelas Yosi, anak di bawah usia 12 tahun boleh masuk ke GL Zoo dengan syarat pendampingnya atau orangtua yang menemani harus sudah divaksin.

Ia megungkapkan secara umum ada tiga syarat yang harus dipernuhi oleh pengunjung.

Pertama, jika membawa anak berusia di bawah 12 tahun, orangtua atau pendampingnya harus sudah menjalani vaksin lengkap. 

Kedua, calon pengunjung wajib melakukan scan QR-Code PeduliLindungi sebelum membeli tiket masuk. Syarat ketiga, menerapkan prokes secara ketat. 

"Tadi ada  juga  rombongan yang kami tolak karena orangtua yang menyertai anaknya ada yang belum vaksin," tutur dia.

Menurut Yosi, kalau ada pengunjung yang tidak mengenakan masker standar,  GL Zoo akan memfasilitasi dengan masker yang standar prokes. 

"Kita fasilitasi masker  anak maupun untuk dewasa, bagi mereka yang tidak mengenakan masker standar," sebut dia.

Dengan dibolehkannya anak berusia di bawah 12 tahun masuk, diakui berdampak pada meningkatnya jumlah pengunjung. Hingga Senin (11/10) siang saja, pengunjung  yang  masuk sudah mendekati 200 orang.

Berbeda dengan sebelumnya saat uji coba pembukaan lalu, ketika anak di bawah umur 12 tahun dilarang masuk, pengunjung perhari hanya berkisar 20 sampai 30 orang.

Dalam menjalankan kebijakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang memberikan diskresi bagi anak di bawah 12 tahun boleh masuk ke objek wisata, manajemen GL Zoo tidak lantas serta-merta semua anak dibolehkan masuk. 

"Prokes tetap kita nomorsatukan," tegas dia.

Sebagai salah objek wisata dari 20  destinasi wisata di Jawa yang boleh melakukan uji coba pembukaan, saat DIY diberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3, diakui saat itu itu sangat berat khususnya di biaya operasional. 

"Setelah 2 minggu kita evaluasi dengan adanya peraturan ketat anak usia 12 tahun tidak boleh masuk,  kita sangat berat di operasional. Hari biasa hanya ada 20 sampai 30 orang saja yang bisa masuk. Karena sebagian besar mereka balik ketika anaknya tidak dibolehkan masuk,"  tutur Yosi. (OL-1)

BERITA TERKAIT