11 October 2021, 22:42 WIB

PPKM Level 3, Tempat Wisata Di Cianjur Diperbolehkan Buka


Benny Bastiandy/Budi Kansil | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tetap memperbolehkan tempat wisata tetap beroperasi selama PPKM level 3. Namun, pihak pengelola wisata harus memperketat pengunjung yang hendak berwisata dengan memperlihatkan kartu vaksin ataupun hasil tes usap PCR dan antigen.

Bupati Cianjur Herman Suherman beralasan, kebijakan diperbolehkannya tempat wisata dibuka didasari pertimbangan penyebab Kabupaten Cianjur turun menjadi level 3 bukan karena angka penyebaran kasus baru konfirmasi covid-19. Penyebabnya dipicu capaian vaksinasi yang masih rendah.

"Masih dibolehkan dibuka. Tapi, setiap pengunjung harus menunjukkan kartu vaksin, minimal dosis pertama. Jika belum divaksin, bisa menunjukkan tes swab PCR yang berlaku sehari sebelumnya dengan hasil negatif," terang Herman, Senin (11/10).

Herman menyadari betul sektor pariwisata menjadi salah satu kontributor andalan bagi pendapatan asli daerah (PAD). Pasalnya, dengan makin banyak wisatawan berkunjung ke Cianjur, maka roda perekonomian makin berputar.

"Kalau kita tutup lagi sektor wisata, PAD akan tersendat. Tapi saya ingatkan sekali lagi, wisatawan yang berkunjung harus memperlihatkan kartu vaksin atau hasil tes swab," ungkapnya.

Sejauh ini penanganan covid-19 di Kabupaten Cianjur diklaim Herman sudah cukup terkendali. Kondisi itu bisa dilihat dari angka kasus baru covid-19 yang sejak beberapa waktu terakhir nyaris tidak ada alias nol.

"Sedangkan yang dirawat di rumah sakit sebanyak lima orang. Kita hanya tersendat di capaian vaksinasi yang masih di bawah 50%," ungkapnya.

Namun Herman optimistis cakupan vaksinasi covid-19 bisa tercapai sesuai yang ditargetkan pemerintah. Sehingga Kabupaten Cianjur bisa kembali naik ke level 2 atau bahkan ke level 1.

"Kami sudah sepakat dengan Forkopimda teruas menggencarkan vaksinasi. Semua elemen bergerak," pungkasnya.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, hingga Sabtu (9/10) jumlah pasien konfirmasi positif covid-19 sebanyak 10.842 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 10.610 orang sudah sembuh, 31 orang masih menjalani isolasi dan\ isolasi mandiri, serta 201 orang meninggal dunia. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT