11 October 2021, 13:47 WIB

Petani Tebu di Jatim Mendapat Kucuran Dana Rp9 Miliar


Faisol Taselan | Nusantara

SEBANYAK 91 petani tebi dibawah binaan PG Semboro menerima kucuran dana program pendanaan UMK tebu rakyat masa tanam 2021/2022 dengan total dana sebesar Rp9 Miliar.

Kucuran dana ini dilakukan PTPN XI bekerjasama dengan PT Bio Farma (Persero) "Bantuan program pendanaan ini untuk 91 petani tebu mitra, dengan luas lahan sebesar 500 hektar. Peruntukannya untuk biaya garap tebu giling tahun 2021/2022," kata General Manager PG Semboro Fajar Lazuardi di Surabaya, Senin (11/10).

Hal ini merupakan kali keempat sinergi PTPN XI dengan Biofarma dalam program pendanaan petani tebu. Sebelumnya Biofarma pernah menyalurkan dana total sebesar Rp6 Milyar di tahun 2020 untuk pembiayaan bagi 55 petani tebu.

"Sinergi ini merupakan bagian dari upaya BUMN mendukung ketahanan pangan, terlebih pencapaian swasembada gula. Harapan kami dengan bantuan modal ini kemampuan petani meningkat dan menjadi tangguh dan mandiri serta berpengaruh positif pada produktivitas tebu karena pemeliharaan kebun hingga pupuk terpenuhi," jelasnya.

Baca juga : Polda Lampung Salurkan 23.061 Dosis Vaksin Covid-19

Selain pemenuhan modal petani, PTPN XI yang merupakan bagian dari PTPN Group membantu petani tebu dalam pemenuhan benih tebu berkualitas.

‘’Ini harapan kita, tebu yang dihasilkan bisa berkualitas,’’ ujarnya.

Menurutnya, sinergi pemenuhan modal kerja dengan Biofarma, saat ini sedang dilakukan survey lapang oleh PLN dengan program sama untuk petani tebu PH Wonolangan. PTPN XI juga membantu memenuhi permintaan mitra petani untuk benih tebu berkualitas melalui Puslit PTPN XI seperti arahan Menteri BUMN.

"Kami memiliki warung tebu, yakni kebun tebu display yang ditanami beberapa varietas tebu sehingga petani bisa melihat sendiri keunggulan dan kesesuaian kebutuhan benih mereka," ujarnya. (OL-2)

BERITA TERKAIT