09 October 2021, 17:50 WIB

Pemuda-Pemudi Batam Terpilih Ikuti Kongres Pendidikan Asia di Jepang


mediaindonesia.com | Nusantara

INTERNATIONAL Academic Forum (Iafor) akan menyelenggarakan Kongres Pendidikan Asia yang digelar pada 25–28 November 2021 mendatang. Forum yang diselenggarakan sejak 2009 ini telah menyambut lebih dari 40.000 akademisi ke konferensi interdisipliner yang diadakan di seluruh dunia.

Ilmuwan dari berbagai negara turut serta di dalamnya, karena kongres ini rutin diselenggarakan setiap tahun. Iafor menghubungkan peneliti dari berbagai negara melalui konferensi untuk membantu kolaborasi global dan interdisipliner.

Tahun ini, perwakilan pemuda-pemudi asal Batam, Kepulauan Riau, yaitu Khalil Gibran SKom yang merupakan lulusan dari Universitas Batam (Uniba), Said Muammar Bayukarizki BSc, lulusan dari Rajamangala University of Technology Srivijaya (RMUTS) Thailand, Afifah Faradila SPd, lulusan dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), dan Noviyanti Soleman SIP MRDM, lulusan dari Khon Khaen University (KKU) Thailand telah berhasil mendapatkan Letter of Acceptance (LoA) pada Kongres Pendidikan Asia Iafor di Jepang.

Sebelumnya, Iafor telah berhasil menyelenggarakan konferensi di Tokyo, Osaka, Kobe Kyoto (Jepang), London Brighton (Inggris), Barcelona (Spanyol), New York, Virginia, Rhode Island Hawaii (AS), Hong Kong (Hong Kong), Singapura, dan Dubai (UEA).

Selain keempat pemuda-pemudi asal Kepri, wakil Indonesia lainnya yang turut serta dalam konferensi internasional ini ialah dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Tarumanagara (Untar).


Baca juga: Targetkan Masuk Perguruan Tinggi Kelas Dunia, Unisba Lengkapi dengan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Internasional


Keterwakilan 4 pemuda-pemudi Kepri mengundang respons positif dari Komisioner Dewan Pendidikan Kota Batam. "Menjadi suatu kebanggaan melihat anak muda Kota Batam yang berprestasi, kreatif, inovatif, dan berwawasan dapat mengharumkan nama daerah asalnya hingga ke kancah Internasional," ucap Komisioner Dewan Pendidikan Kota Batam, Syarifah Normawati MPd PhD, dalam keterangannya, Sabtu (9/10).

Menurut Syarifah, proses panjang telah berhasil dilalui oleh keempat pemuda-pemudi Batam, yang mana persiapan penelitian sudah dimulai sejak April hingga Oktober 2021.

Dengan membawa judul 'Education Resilience in Facing Pandemic Covid-19', mereka berhasil mengantongi LoA serta undangan untuk presentasi pada konferensi di Tokyo tersebut. Kini, mereka sedang melakukan persiapan menjelang keberangkatan dan membutuhkan dukungan penuh dari berbagai pihak khususnya pemerintah daerah.

Syarifah memberikan pesan kepada pemuda-pemudi Kepri lainnya agar dapat mencontoh keberhasilan yang telah dicapai para peneliti muda tersebut.

"Diharapkan ke depannya ajang ini dapat menjadi cikal bakal untuk peneliti, karena di masa kini sudah sangat sulit untuk menemukan anak muda yang memiliki minat baca dan menulis," pungkasnya. (RO/S-2)

BERITA TERKAIT