09 October 2021, 15:45 WIB

Asrama Haji Medan Sudah tidak Jadi Fasilitas Isoter


Yoseph Pencawan | Nusantara

ASRAMA Haji Medan di Sumatra Utara sudah tidak menjadi fasilitas sementara isolasi terpusat (isoter) bagi pasien covid-19. Namun, fasilitas tersebut dialihkan menjadi tempat karantina untuk pekerja imigran Indonesia (PMI).

Pada 10 Agustus lalu, Asrama Haji Medan difungsikan sebagai fasilitas isoter sementara. Adapun fasilitas isoter Asrama Haji Medan dilengkapi sarana perawatan dengan kapasitas 400 tempat tidur.

Kepala Dinas Kesehatan Sumatra Utara Ismail Lubis menjelaskan bahwa fasilitas sementara isoter itu akan dialihkan menjadi tempat karantina PMI. "Mereka yang ditempatkan adalah saudara-saudara kita pekerja yang datang dari luar negeri," katanya, Sabtu (9/10).

Baca juga: Medan Terapkan Enam Strategi Khusus Tangani Pandemi Level III

Menurut Ismail, para relawan yang selama ini bertugas di fasilitas isoter tersebut akan dikembalikan ke tempat asal mereka bekerja. Isoter akan segera disiapkan menjadi tempat karantina PMI. 

Setelah fasiltas tersebut siap, PMI yang tiba di Bandara Internasional Kualanamu akan langsung diarahkan ke Asrama Haji Medan. Para pekerja diwajibkan menjalani masa karantina sebelum pulang ke daerahnya. Langkah ini bertujuan mencegah penularan covid-19.

Baca juga: Cakupan Vaksinasi Covid-19 di Padang Baru 40%

Tenaga kesehatan yang bertugas pada fasilitas isoter dan karantina ditanggung pemerintah pusat. Sedangkan, Pemprov Sumatra Utara melalui Satgas Penanganan Covid-19 bertanggungjawab memenuhi ketersediaan tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainnya.

Pemprov Sumatra Utara dikatakannya terus memastikan untuk memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tenaga kesehatan dna petugas yang bekerja di isoter dan fasilitas karantina PMI juga telah dipersiapkan untuk menangani pasien covid-19 dari berbagai wilayah.(OL-11)

BERITA TERKAIT