09 October 2021, 10:23 WIB

Kalender MotoGP, Bukti Kepercayaan Dorna Sport pada Sirkuit Mandalika


Yusuf Riaman | Nusantara

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), selaku BUMN pengelola, menyambut gembira pengumuman resmi Dorna Sport yang memasukkan seri Indonesia ke dalam Provisional MotoGP 2022 Calendar yang dirilis Kamis (7/10) lalu.

Berdasarkan kalender yang dirilis itu, MotoGP seri Indonesia akan berlangsung 18-20 Maret 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, The Mandalika, NTB. Kalender juga memasukkan sirkuit baru ini untuk menggelar test pra-musim pada 11-13 Februari 2022.

Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer mengaku gembira dengan pengumuman Dorna Sport. Ini menunjukkan bukti kepercayaan Dorna Sport atas kesiapan Pertamina Mandalika International Street Circuit dalam menggelar event MotoGP 2022.

"Penetapan jadwal ini juga merupakan apresiasi atas kerja keras semua pihak dalam mempersiapkan event balap motor berkelas dunia di Indonesia," katanya melalui siaran pers yang diterima Media Indonesia, Jumat (8/10) malam.

Terkait kesiapan Pertamina Mandalika International Street Circuit, seluruh konstruksi lintasan sirkuit telah selesai 100% dan sudah bisa digunakan.

Saat ini, ITDC tengah fokus menyelesaikan pembangunan fasilitas pendukung sirkuit, antara lain pit building, paddock, medical facility, dan race control building. Pembangunan fasilitas pendukung tersebut ditargetkan akan rampung pada akhir Oktober guna mengejar penyelenggaraan ajang balapan Idemitsu Asia Talent Cup pada 12-14 November dan WSBK 2021 pada 19 - 21 November 2021.

Baca juga: MotoGP 2022 di Mandalika akan Picu Pemulihan Pariwisata Nasional

Penyelenggaraan event balap motor yang berlangsung di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) The Mandalika ini diyakini akan mampu mendorong pemulihan pariwisata di Indonesia dan NTB pada khususnya.

"Kami tidak hanya membangun sirkuit atau menyelenggarakan ajang balap saja, tapi bertujuan untuk mengembangkan potensi pariwisata di Lombok, NTB dan Indonesia," kata Abdulbar.

Dikatakannya, balapan belum mulai, namun multiplier effect sudah terlihat dari mulai menggeliatnya industri pariwisata di NTB. Saat ini, tingkat okupansi hotel di NTB mulai meningkat, harga kamar meningkat dan pihak hotel mulai menambah tenaga kerjanya.

Selain itu, event MotoGP juga akan membangkitkan industri ekonomi kreatif Indonesia, khususnya Provinsi NTB melalui penyerapan produk-produk UMKM lokal sebagai official merchandise.

"Ini semua hal yang patut kita syukuri bersama," terang Abdulbar.

Abdulbar berharap WSBK dan MotoGP dapat berjalan sesuai jadwal.

"Kami percaya event ini semakin meneguhkan branding The Mandalika sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia dan menjadi trigger pemulihan pariwisata Indonesia di masa adaptasi kebiasaan baru ini," tuturnya.

Managing Director Dorna Sport Carlos Ezpeleta menyatakan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atas upaya mewujudkan event ini.

"Dukungan dari pemerintah yang berkelanjutan sangat diperlukan untuk kehadiran event MotoGP Indonesia 2022, akhirnya kami bisa balapan lagi di Indonesia pada Maret tahun depan," kata Ezpeleta.(OL-5).

BERITA TERKAIT