07 October 2021, 19:52 WIB

Mesin Rusak, PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Bangka


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

PEMADAMAN listrik secara bergilir di Pulau Bangka dengan durasi 2 jam masih akan terjadi setiap hari dan di perkirakan hingga akhir Oktober 2021 mendatang.

Hal tersebut disampaikan General Manager (GM) PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung (Babel) Amris Adna saat memantau Perbaikan Engine Mobile Power Plant (MPP) berdaya 25 MW di Air Anyir Kabupaten Bangka.Kamis (8/10).

Ia menyebutkan. Sistem kelistrikan di Pulau Bangka ditopang oleh 4 engine utama yang terdiri dari 2 engine berbahan bakar uap kapasitas 2X30MW dan 2 engine berbahan bakar minyak kapasitas 2X25 MW disamping pembangkit-pembangkit Diesel  kapasitas kecil yang tersebar di pulau Bangka.

"Dari dua MPP berdaya 2X25 MW ini, salah satunya mengalami kerusakan," kata Amris.

Amris mengaku, pihaknya sudah melaksanakan perawatan mesin yang diresmikan Presiden pada tahun 2016 lalu sesuai SOP.

"SOP perawatan mesin sudah kita jalankan, tetapi kita tidak bisa berbuat banyak, karena mesin harus mengalami kerusakan,"ujarnya.

Untuk mempercepat pemulihanan, dilakukan dengan beberapa kegiatan secara parallel, yaitu mendatangkan komponen engine dari Riau, peralatan pendukung dari Jakarta di samping itu di site juga sedang bekerja expert pembangkit MPP yang didukung expert dari General Electric

Menurutnya, progres pengangkutan komponen engine dari Riau saat ini sedang dalam proses persiapan pengangkutan. 

Sedangkan lanjutnya. progres pekerjaan perbaikan engine sedang dalam tahap investigasi oleh expert dan tim. "Proses perbaikan engine ini kita perkirakan akan selesai akhir Oktober ini."ungkap dia.

Pihaknya pun diakui Amris, terpaksa harus melakukan pemadaman secara bergilir dan merata, baik rumah tangga maupun perusahaan dengan durasi 2 jam setiap hari.

"Pemadaman bergilir ini, kemungkinan besar hingga akhir november nanti," terangnya.

Dijelaskannya. PLN juga telah mempersiapkan solusi jangka panjang dengan pembangunan Kabel Laut Interkoneksi Sumatera-Bangka yang ditargetkan selesai akhir tahun ini. 

"Dengan terselesaikanya proyek tersebut, Bangka akan mendapatkan tambahan daya hingga 250 MW. Sehingga jika ada kejadian mesin rusak seperti saat bisa dengan cepat teratasi,"imbuh dia.

Ia menambahkan, saat ini PLN UIW Babel sedang melakukan penambahan kapasitas melalui relokasi 7 unit mesin dari lokasi lain sebesar 7 MW dan mengoperasikan IPP PLBTg (Bio Gas) 2 MW, yang akan beroperasi secara bertahap sampai M3 November 2021. Saat ini 3 MW sudah beroperasi.  

"Upaya ini kita lakukan untuk meminimalisir terjadinya pemadaman pada pelanggan di Bangka."tuturnya.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami juga mohon dukungan dan doanya agar petugas dapat mengatasi gangguan tersebut dengan selamat,” tutupnya. ‎(RF/OL-09).

BERITA TERKAIT