06 October 2021, 22:01 WIB

BPBD Sikka Distribusikan Air Bersih Ke Pulau Palue Dan Pemana


Gabriel Langga |

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan bantuan air bersih bagi warga di sembilan desa di Pulau Pulau Palue dan Pulau Pemana. Warga sembilan desa di dua pulau itu mengalami kesulitan air bersih akibat kekeringan yang melanda.

Kepala BPBD Kabupaten Sikka Muhammad Daeng Bakir menuturkan wilayah kepulauan khusus Kecamatan Palue yang memiliki delapan desa pihaknya mendistribusikan 2 ribu liter air bersih. Dikatakan, pendistribusian air bersih di Pulau Palue akan berlangsung selama sepuluh hari.

"Air bersih tersebut nantinya akan dibawa dengan kapal motor laut melalui Ropa di wilayah Kecamatan Maurole, Kabupaten Ende menuju Pulau Palue. Setelah tiba akan langsung didistribusikan ke warga," tandas dia, Rabu (6/10).

Ia mengaku saat ini sudah mulai mendistribusikan air bersih ke Pulau Palue untuk diberikan ke delapan desa tersebut. "Kita sudah mulai distribusi air bersih," ungkap Daeng.

Selain Pulau Palue, kata dia, pendistribusian air bersih juga disalurkan bagi warga Pulau Pemana, Kecamatan Alok. "Untuk masyarakat Pemana, kita siapkan 1.100 liter air bersih," ujar dia.

Daeng menyampaikan, pendistribusian air bersih menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo yang menetapkan Sikka siaga bencana kekeringan yang terhitung mulai  25 September 2021. Untuk itu, ucapnya, berdasarkan data yang masuk dari desa dan kecamatan, sudah ada 17 kecamatan dan 72 desa yang mengalami dampak kekeringan di wilayah Kabupaten Sikka.

"Jadi seluruh desa di Kabupaten Sikka yang mengalami kesulitan air bersih akibat kekeringan ini akan pemerintah intervensi dengan membantu menyalurkan air bersih," ujar dia. (OL-15)

BERITA TERKAIT